Kamis, 4 Juni 2026

Virus Corona

Omicron Bisa Terdeteksi dengan Tes WGS atau PCR SGTF, Ini Penjelasan Menkes Budi

Omicron bisa terdeteksi dengan Tes WGS atau PCR SGTF, inilah Penjelasan Menteri Kesehatan RI. Covid-19 Omicron menyebar di 97 Negara per minggu lalu.

Tayang:
Freepik.com
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron. - Omicron bisa terdeteksi dengan Tes WGS atau PCR SGTF, inilah Penjelasan Menteri Kesehatan RI. Covid-19 Omicron menyebar di 97 Negara per minggu lalu. 

Studi Zoe Covid di Inggris menganalisis ribuan gejala Covid-19 yang diunggah ke aplikasi oleh publik Inggris (Zoe Covid app), dikutip dari cnbc.com.

Gejala Ringan seperti Penyakit Biasa

Kejadian pendarahan otak yang dialami komedian Tukul Arwana hingga dilarikan ke RS PON memberi peringatan kepada kita agar alert, bisa membedakan rasa sakit kepala biasa dengan sakit kepala yang berbahaya.
Ilustrasi sakit kepala. (The Conversation)

Menurut penelitian Zoe Study, mereka menganalisis gejala yang terkait dengan kasus Covid-19 di London yang dicatat selama dua minggu secara terpisah pada bulan Oktober dan Desember, yaitu sebelum dan setelah Omicron menyebar di London.

Analisis awal ini menemukan kesamaan antara Delta dan Omicron.

Hasil analisis menunjukkan, varian Omicron belum bermutasi kembali menjadi gejala yang lebih mirip flu dari jenis Covid-19 sebelumnya.

Baca juga: WHO: Ada Bukti Sebaran Omicron Lebih Cepat, Pengaruhi Orang yang Divaksinasi dan Pulih dari Covid-19

Baca juga: Omicron Makin Meluas, Indonesia Tambah Daftar Larangan Masuk WNA, Masa Karantina Akan Diperpanjang

Tim peneliti mengatakan, ada lima gejala teratas yang dilaporkan di aplikasi Zoe dalam dua minggu yang berbeda, yaitu:

1. Pilek

2. Sakit kepala

3. Kelelahan (baik ringan atau berat)

4. Bersin

5. Sakit tenggorokan

London dipilih untuk analisis Zoe karena prevalensi Omicron yang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah lain.

Varian Omicron menjadi jenis varian Covid-19 yang dominan di London, sehingga dapat menyebabkan infeksi yang lebih luas di Inggris.

Para ahli memperkirakan fenomena ini kemungkinan akan terulang di negara-negara lain di seluruh dunia.

Profesor Tim Spector, ilmuwan utama di aplikasi Zoe Covid Study, mengatakan ada risiko kasus Omicron potensial bisa disalahartikan sebagai pilek ringan, karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Covid-19 Varian Omicron

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved