Senin, 1 Juni 2026

Riset Nafas, Pohon Ternyata Tak Bisa Perbaiki Kualitas Udara Sepenuhnya

Kualitas udara di area hijau dan banyak tumbuh pepohonan ternyata tak selalu bersih atau bebas dari polusi udara. Khususnya polutan berukuran kecil.

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga beraktifitas di Taman Suropati, Jakarta, Sabtu (19/2/2022). Pemprov DKI Jakarta menerapkan pembatasan 50 persen pengunjung pada area publik dan fasilitas umum saat PPKM level 3 untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Piotr merujuk studi David J. Nowak et.al (2013) yang menunjukkan, penanaman pohon di 10 kota Amerika Serikat dengan tingkat PM 2.5 yang tinggi tidak signifikan mengurangi polusi PM2.5.Yakni hanya sebesar 0,05%-0,24% setahun.

Berdasarkan data Nafas tersebut, kata Piotr, keliru apabila memperbaiki kualitas hanya dengan menanam pohon menjadi kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Bisa dibilang penanaman pohon hampir tidak ada dampaknya mengurangi PM 2.5. Dengan kata lain tidak berdampak signifikan untuk menyegarkan kualitas udara," pungkasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved