Minggu, 31 Agustus 2025

PROFIL Ketua MK Anwar Usman yang akan Nikahi Adik Presiden Jokowi, Prosesi Lamaran Sudah Dilakukan

Berikut profil Ketua MK Anwar Usman, yang akan segera menikahi adik kandung Presiden Jokowi.

Tangkapan Layar: Kanal Youtube Mahkamah Konstitusi RI
Ketua MK Anwar Usman saat menyampaikan Laporan Tahunan Mahkamah Konstitusi 2021-2022 pada Kamis (10/2/2022). 

TRIBUNNEWS.COM - Kabar bahagia datang dari Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, di mana dirinya akan segera menikahi adik kandung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati.

Anwar Usman pun disebut telah melamar Idayati, kabar tersebut dibenarkan oleh putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming.

Gibran membenarkan lamaran dilakukan pada Sabtu (12/3/2022).

Saat itu bertepatan dengan Presiden Jokowi pulang ke Kota Solo, saat menjadi saksi pernikahan keponakannya.

Diketahui suami Idayati, Hari Mulyono, meninggal dunia pada September 2018, saat itu Presiden Jokowi datang melayat hingga mengantar ke liang lahad.

Baca juga: Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman Akan Menikah dengan Adik Kandung Presiden Jokowi

Dilansir oleh Kompas.com, saat proses lamaran, Gibran mengaku tidak bisa menghadiri acara lamaran tersebut.

Sebab, dia dalam kondisi positif Covid-19 dengan komorbid demam berdarah.

"Masih isoman dulu, kemarin saja di acara GPK (Gerakan Pemuda Kabah) masih lemas," ujarnya.

Disinggung soal perhelatan acara pernikahan antara bibinya dan Ketua MK tersebut, Wali Kota Solo tersebut mengetahui detailnya.

"Saya enggak tahu tanggal pasnya, tanya yang bersangkutan saja, tanya Bu Ida," katanya.

Profil Anwar Usman

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman.
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman. (TRIBUNNEWS/GLERY LAZUARDI)

Anwar Usman merupakan pria kelahiran Bima, 31 Desember 1956, kini berusia 66 tahun.

Anwar Usman menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi sejak tahun 2018.

Dikutip Tribunnews dari mkri.id, Anwar Usman di Mahkamah Agung, jabatan yang pernah didudukinya, di antaranya menjadi Asisten Hakim Agung mulai dari 1997 – 2003 yang kemudian berlanjut dengan pengangkatannya menjadi Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung selama 2003 – 2006.

Lalu pada 2005, dirinya diangkat menjadi Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta dengan tetap dipekerjakan sebagai Kepala Biro Kepegawaian.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan