Putra Ridwan Kamil Kecelakaan

Sebelum Terseret Arus, Putra Sulung Ridwan Kamil Larang Ibunya Ikut Berenang di Sungai Aare Swiss

Emmiril Khan Mumtadz alias Eril sempat melarang ibunya Atalia Praratya untuk ikut berenang di Sungai Aare, Swiss pada Kamis (26/5/2022) lalu.

20 Minuten/Instagram @emmerilkhan
Foto anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan, yang dirilis 20 Minuten (kiri). Foto itu diambil sebelum Emmeril hilang terseret arus Sungai Aare di Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022) pukul 09.45 waktu setempat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putra Sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmiril Khan Mumtadz alias Eril sempat melarang ibunya Atalia Praratya untuk ikut berenang di Sungai Aare, Swiss pada Kamis (26/5/2022) lalu.

"Sebagaimana yang saya sampaikan tadi mungkin karena keponakan kami ini, pemuda yang bertanggung jawab insting alamiahnya walaupun tidak diminta menjaga kelompok termasuk memastikan bahwa ibunya tidak ikut turun," kata Perwakilan Keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman dalam diskusi daring, Sabtu (28/5/2022).

Dijelaskan Nazmuzaman, Eril memiliki alasan sendiri perihal alasan ibunya tak ikut berenang.

Menurutnya, hanya yang memiliki kemampuan berenang yang mumpuni yang bisa berenang di Sungai Aare.

"Jadi di lokasi memang bersama keluarga dan beliau memastikan hanya yang punya skill yang cukup. Jadi begitu situasinya. Jadi pada saat kejadian informasi dari keluarga memastikan dua sudah sampai kemudian kodarullah ada sesuatu yang mungkin tidak terduga terbawa hanyut," jelas dia.

Nazmuzaman menjelaskan bahwa sejatinya Eril berenang dengan membawa kawannya yang telah mengerti medan Sungai Aare.

Menurutnya, kawan Eril tersebut telah tinggal lama di Swiss.

Baca juga: Pencarian Eril Berlanjut, KBRI Koordinasi Penuh Dengan Pihak Kepolisian Swiss

"Dia bersama kawan mereka yang dikenal yang sudah lama tinggal di Swiss. Artinya dalam konteks safety berenang bersama orang sudah lama tinggal di Swiss dan memperhatikan situasi," beber dia.

Lebih lanjut, Nazmuzaman menjelaskan bahwa Eril juga telah memantau lokasi tempatnya berenang untuk menjamin keamanan.

Indikatornya adalah ada wisatawan lain yang merupakan anak-anak dan lansia yang turut berenang.

"Di daerah yang digunakan untuk renang digunakan itu ada wisatawan lain. Ada lansia dan anak anak di sekitar sehingga ukurannya safety," pungkasnya. 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved