Minggu, 31 Agustus 2025

Hari Lahir Pancasila

Gagasan Ir Soekarno tentang Dasar Negara Pancasila sebagai Cermin Bangsa Indonesia

Gagasan Ir. Soekarno tentang Dasar Negara Pancasila sebagai cermin bangsa Indonesia. Usulan nama dasar negara sempat diperdebatkan, trisila & ekasila.

https://bpip.go.id/bpip/berita/1035/256/makna-pancasila-sebagai-pandangan-hidup-ketahui-isi-dari-kelima-butirnya.html
Pancasila - Gagasan Ir. Soekarno tentang Dasar Negara Pancasila sebagai cermin bangsa Indonesia. Usulan nama dasar negara sempat diperdebatkan, trisila & ekasila. 

1. Sila pertama “Kebangsaan”
2. Sila kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”
3. Sila ketiga “Demokrasi”
4. Sila keempat “Keadilan sosial”
5. Sila kelima “Ketuhanan yang Maha Esa”.

Selain Ir Soekarno, rumusan dasar negara juga diusulkan oleh Muh. Yamin dan Soepomo.

Muh. Yamin mengusulkan rumusan Dasar negara yang berisi:

1. Peri Kebangsaan
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Kesejahteraan Rakyat

Mr. Soepomo mengusulkan Dasar Negara yang berisi: 

1. Nasionalisme
2. Takut Kepada Tuhan
3. Kerakyatan
4. Kekeluargaan
5. Keadilan Rakyat

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Ketua PP Muhammadiyah Beri Pandangan soal Nilai Agama dan Cita-cita Bangsa

Untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dan membuat Undang-Undang Dasar yang berlandaskan kelima asas tersebut, maka Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk sebuah panitia yang disebut sebagai panitia Sembilan.

Panitia Sembilan berisi:

- Ir Soekarno
- Mohammad Hatta
- Abikoesno Tjokroseojoso
- Agus Salim
- Wahid Hasjim
- Mohammad Yamin
- Abdul Kahar Muzakir
- Mr. AA Maramis
- Achmad Soebardjo.

Gagasan Ir Soekarno tentang Pancasila sebagai Dasar Negara

Lambang Pancasila
Lambang Pancasila (https://bpip.go.id/bpip/)

Gagasan Soekarno mengenai Pancasila, yang usulkan pada pidatonya 1 juni 1945 yang mencetuskan lima prinsip yang telah disebut di atas.

Ir Soekarno juga mengatakan Pancasila merupakan dasar negara dan sebuah falsafat Indonesia yang digali dari diri bangsa Indonesia itu sendiri, dikutip dari Karya Ilmiah Universitas Negeri Malang.

Setelah mengutarakan usulan mengenai rumusan dasar negara yang dikenal dengan nama Pancasila, Ir Soekarno melanjutkan pidato apabila ada yang tidak menyukai bilangan lima, Pancasila tersebut diperasnya menjadi trisila atau tiga sila.

Tiga sila tersebut antara lain adalah sosio nasionalisme, sosio demokrasi, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Ir Soekarno kemudian melanjutkan pidatonya kembali, jika tidak menyukai bilangan tiga maka trisila tersebut diperasnya menjadi satu sila (ekasila) atau yang disebut dengan Gotong-Royong.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan