Senin, 1 September 2025

Imigrasi Menduga Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak Keluar dari Indonesia Melalui Jalur Tikus

Imigrasi menduga Ricky Ham Pagawak keluar dari Indonesia melalui jalur tikus karena jalur resmi masih ditutup semenjak pandemi Covid-19.

(Istimewa)
Imigrasi menduga Bupati Mamberamo Tengah periode 2018-2023, Ricky Ham Pagawak keluar dari Indonesia melalui jalur tikus karena jalur resmi masih ditutup semenjak pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham tidak menemukan data perlintasan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) di Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM).

Ricky Ham Pagawak merupakan tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah, Provinsi Papua.

"Mencermati isu yang beredar seputar pelarian RHP, Ditjen Imigrasi tidak menemukan data perlintasan RHP keluar dari Indonesia pada Kamis, 14 Juli 2022 di SIMKIM," kata Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, I Nyoman Gede Surya Mataram, dalam keterangannya, Senin (18/7/2022).

Baca juga: Minta Bupati Mamberamo Tengah Hadiri Panggilan KPK, PD : Melarikan Diri Hanya Menambah Masalah.

Imigrasi menduga Ricky Ham Pagawak keluar dari Indonesia melalui jalur tikus.

Pasalnya, jalur resmi masih ditutup semenjak pandemi Covid-19.

"Terlebih Pintu Perbatasan Wutung - Papua Nugini masih belum dibuka kembali sejak pandemi," jelas Surya Mataram.

Surya Mataram turut menginformasikan bahwa KPK telah mengajukan pencegahan terhadap Ricky Ham Pagawak kepada Imigrasi.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Mamberamo Tengah itu dicegah bepergian keluar negeri selama 6 bulan.

"Pencegahan berlaku selama enam bulan selama periode 3 Juni sampai dengan 3 Desember 2022 yang kami terima pada tanggal 3 Juni 2022. Per tanggal 3 Juni, paspor RHP juga resmi dicabut sehingga tidak lagi berfungsi sebagai dokumen negara," kata Mataram.

Ricky Ham Pagawak selaku Bupati Mamberamo Tengah periode 2018-2023 melarikan diri ke Papua Nugini melalui Vanimo pada Kamis (14/7/2022), setelah info jemput paksa terhadap dirinya disinyalir bocor.

Baca juga: KPK Resmi Tetapkan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak Sebagai DPO

Pada Jumat (15/7/2022), tim penyidik berupaya menjemput paksa Ricky ke kediamannya di Papua.

Namun, tim penyidik KPK tak berhasil menemukan keberadaan Ricky.

Berhasilnya Ricky kabur ke negara tetangga berkat bantuan tiga anggota polisi, Aipda AI dan Bripka JW yang berasal dari Brimob dan Bripka EW dari Polres Mamberamo Tengah.

Ketiganya merupakan pengawal Ricky dalam kapasitasnya sebagai Bupati Mamberamo Tengah.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan