Rabu, 6 Mei 2026

Polisi Tembak Polisi

Disebut Berbuat Tercela, Keluarga Ferdy Sambo Sesalkan Pemakaman Brigadir J Digelar secara Kedinasan

Keluarga Ferdy Sambo menyesalkan jenazah Brigadir J digelar secara kedinasan lantaran menurutnya Brigadir J melakukan hal tercela.

Tayang:
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Jenazah Brigadir Polisi Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J mendapat penghormatan terakhir usia diautopsi di RSUD Sungai Bahar, Jambi, Rabu (27/7/2022). Keluarga Ferdy Sambo menyesalkan jenazah Brigadir J digelar secara kedinasan lantaran menurutnya Brigadir J melakukan hal tercela. / Fransiskus Adhiyuda 

Seusai autopsi ulang, ketua tim dokter forensik Ade Firmansyah Sugiharto menjelaskan bahwa hasil autopsi baru diumumkan pada 4-8 minggu ke depan.

Adapun alasannya, kata Ade, yaitu hasil autopsi membutuhkan waktu yang cukup lama karena terdapat bagian luka yang masih membutuhkan pemeriksaan miskroskopis.

Baca juga: Dokter Forensik Beberkan Kesulitan yang Dihadapi Saat Autopsi Ulang Brigadir J

Pemeriksaan secara mikroskopis tersebut demi mengetahui apakah luka yang dialamai terjadi setelah atau sebelum kematian.

"Kita temukan banyak luka. Namun belum bisa disampaikan luka itu terjadi setelah atau sebelum kematian."

"Bahkan penyebab luka juga belum bisa diketahui," tuturnya pada Rabu (27/7/2022).

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Abdi Ryanda Shakti/Milani Resti Dilanggi)(Kompas.com/Rahel Narda Chaterine)

Artikel lain terkait Polisi Tembak Polisi

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved