Minggu, 31 Agustus 2025

Polisi Tembak Polisi

Keseriusan Kompolnas dalam Pengawasan dan Penyidikan Kasus Kematian Brigadir J Dipertanyakan

Keseriusan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terkait pengawasan terhadap penyidikan kasus kematian Brigadir J dipertanyakan karena lamban

Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
Tim Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK) melakukan audiensi dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Selasa (2/8/2022). 

TRIBUNNEWS.COM - Kelompok pengacara yang tergabung dalam Tim Advokat Penegak Hukum dan Keadilan (TAMPAK) mempertanyakan keseriusan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terkait pengawasan terhadap penyidikan kasus kematian Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Pasalnya, hingga saat ini kasus yang merenggut nyawa Brigadir J, tak kunjung terungkap.

Koordinator TAMPAK, Robert Keytimu, pun protes dan mempertanyakan alasan polisi yang hingga kini belum juga memeriksa Kadiv Propam Polri Nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Seharusnya, kata Robert, Ferdy Sambo semestinya adalah orang yang pertama kali diperiksa oleh penyidik.

Sebagaimana diketahui, tempat kejadian perkara (TKP) dan rangkaian peristiwa tewasnya Brigadir J berkaitan terjadi di rumah Ferdy sambo.

"Sehingga ini menjadi pertanyaan daripada publik, pertanyaan daripada masyarakat, mengapa peristiwa yang sudah berlangsung begitu lama sampai sekarang belum terungkap siapa pelakunya dan motifnya."

"Hal itu yang pertama kami tanyakan kepada (Kompolnas) karena secara faktual ya actus reus-nya peristiwa pidana itu terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Mabes Polri, ya itu rumah dinas Pak Sambo."

Baca juga: Pengacara Brigadir J Ingin Bertemu Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo untuk Dengarkan Curhat

"Karena itu sesungguhnya ya secara hukum pertama-tama yang dipanggil ya untuk memberikan keterangannya adalah saudara Ferdy Sambo," jelas Robert saat menyambangi kantor Kompolnas, dikutip dari tayangan Kompas Tv, Rabu (3/8/2022).

Brigadir J foto bersama Irjen Ferdy Sambo (kiri), Putri Candrawathi (kanan).
Brigadir J foto bersama Irjen Ferdy Sambo (kiri), Putri Candrawathi (kanan). (Istimewa)

Robert khawatir, jika masyarakat meragukan kredibilitas dan keprofesionalan Kompolnas dan Institusi Polri.

Karena memang sampai saat ini Kompolnas belum memeriksa Ferdy Sambo dan mengungkap siapa dalang dari kejadian ini.

Rumah Ferdy Sambo Titik Krusial

Sebagaimana diketahui, rumah singgah Ferdy Sambo disebut-sebut menjadi lokasi atas kasus kematian Brigadir J.

Atas dugaan ini, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengatakan lokasi ini adalah titik krusial untuk mengungkap kasus ini.

Rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan masih dipasangi garis polisi pada Minggu (17/7/2022) siang.
Rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan masih dipasangi garis polisi pada Minggu (17/7/2022) siang. (Tribunnews.com/Gita Irawan)

Baca juga: Investigasi Transparan akan Jadi Kunci Pengungkapan Kasus Tewasnya Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo

Untuk itu Komnas HAM akan terus mengusut insiden penembakan yang menewaskan Brigadir J di rumah singgah Ferdy Sambo.

"Titik krusial itu di TKP (tempat kejadian perkara) atau di rumah yang diduga TKP itu," kata Taufan, Selasa (2/8/2022) dikutip dari Tribunnews.com.

Seorang polisi mengenakan kemeja putih tampak memeriksa sebuah CCTV di rumah Ferdy Sambo. (Tribunnews.com/Fersianus Waku)
Seorang polisi mengenakan kemeja putih tampak memeriksa sebuah CCTV di rumah Ferdy Sambo. (Tribunnews.com/Fersianus Waku) (Tribunnews.com/Fersianus Waku)
Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan