Kamis, 14 Mei 2026

Polisi Tembak Polisi

4 Beda Penjelasan Awal Polisi dengan Pengakuan Terbaru Bharada E soal Tewasnya Brigadir J

Bharada E membuat pengakuan yang berbeda dibandingkan penjelasan awal polisi, dalam hal ini Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E usai dimintai keterangan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Pengakuan terbaru Bharada E soal tewasnya Brigadir J mengejutkan sejumlah pihak. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Setelah ditetapkan tersangka, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E membuat pengakuan yang berbeda dibandingkan penjelasan awal polisi, dalam hal ini Kapolres Metro Jakarta Selatan Nonaktif Kombes Budhi Herdi Susianto.

Bharada E adalah tersangka pelaku penembakan tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022. 

Ganti kuasa hukum, pernyataan yang disampaikan Bharada E juga berbeda.

Seperti apa perbedaan penjelasan awal polisi soal dengan pengakuan Bharada E sekarang?

Baca juga: Soal Pengungkapan Kasus Brigadir J, Mahfud MD: Mulai Terang

Berikut dirangkum Tribunnews.com, Senin (8/8/2022) berdasarkan penjelasan dua kuasa hukum Bharada E yakni Muhammad Boerhanuddin dan Deolipa Yumara.

1.  Tidak Ada Tembak Menembak

Penjelasan awal Kapolres Metro Jakarta Selatan Nonaktif Kombes Budhi Herdi Susianto pada Selasa (12/7/2022), menyebutkan bahwa Brigadir J tewas dalam baku tembak dengan rekannya sesama polisi yakni Bharada E.

Namun Kuasa Hukum Bharada E atau Bharada Richard Eliezer yakni Muhammad Boerhanuddin memastikan tidak ada kejadian tembak menembak antara Brigadir J dengan Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7/2022) lalu.

Hal itu berdasarkan pengakuan kliennya Bharada E

Yang sebenarnya terjadi asalah Bharada E disuruh oleh atasannya untuk menembak Brigadir J.

"Tidak terjadi tembak-menembak," ujar Boerhanuddin di Kompas.TV.

2.  Pelaku Diduga Lebih dari Satu Orang

Pada awalnya, Bharada E diduga melakukan tembak menembak dengan Brigadir J.'

Duel satu lawan satu ini mengakibatkan Brigadir J meninggal dunia.

Namun Muhammad Boerhanuddin mengatakan pelaku penembak Brigadir J diduga lebih dari satu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved