Berdampak bagi Ekonomi Umat, Airlangga Dukung Dakwah Kultural Lewat Grebeg Apem Yaa Qowiyyu

Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kultural lewat Grebeg Apem Yaa Qowiyyu dapat berdampak bagi Ekonomi Umat dari pembuatan apem.

Penulis: Reza Deni
Istimewa
Menkoperekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri Grebeg Apem Yaaqowiyyu Kiai Ageng Gribig fi Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Airlangga sebut acara Grebeg Apem Yaaqowiyyu Kiai Ageng Gribig melahirkan perputaran ekonomi dan tentu ini menguntungkan bagi masyarakat sekitarnya 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi masyarakat Klaten yang menggelar acara Grebeg Apem Yaaqowiyyu Kiai Ageng Gribig secara rutin tahunan yang digelar di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah.

Sebagai informasi, Grebeg Apem Yaa Qowiyyu ini merupakan tradisi yang dilakukan secara turun-temurun sejak 400 tahun silam fan digelar setiap tahun di bulan Safar.

Lebih dari 100 ribu masyarakat dari berbagai daerah hadir meramaikan Grebeg Apem Yaa Qowiyyu.

Airlangga mengapresiasi masyarakat Klaten yang tetap konsisten menggelar tradisi sebaran apem tersebut, serta kepada masyarakat yang turut hadir meramaikan sebaran apem.

"Ada banyak nilai dari tradisi Grebeg Apem Yaa Qowiyyu, seperti menggambarkan bagaimana penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh Kiai Ageng Gribig tempo dulu dengan pendekatan kultural," kata Airlangga dalam keterangan yang diterima, Jumat (16/9/2022).

Dia pun membanggakan sosok Kiai Ageng Gribig. Menurutnya, ada konsep berbagi dalam kegiatan ini, dan beliau menciptakan tradisi yang meninggalkan legasi ekonomi kerakyatan.

Lebih lanjut, Airlangga menilai acara tahunan ini juga melahirkan perputaran ekonomi dan tentu ini menguntungkan bagi masyarakat sekitarnya.

Baca juga: Saat Airlangga dan Ganjar Kompak Bagikan Apem di Haul Kyai Ageng Gribig

"Juga ada nilai ekonomi yang mengikuti, yaitu pembuatan apem yang dilakukan oleh masyarakat lokal, perputaran ekonomi itu ada, dan dapat membuat ekonomi masyarakat tumbuh dan meningkat" ujar Airlangga.

Ketum Partai Golkar itu berharap masyarakat Jatinom, Klaten ini bisa meneruskan tradisi ini untuk menjaga kelestariannya.

"Semoga masyarakat Klaten terus merawat dan melestarikan budaya ini, sehingga tidak terkikis nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya seperti yang telah dilakukan Kiai Ageng gribig," pungkasnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang turut hadir mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, acara ini merupakan agenda rutin tahunan, apalagi setelah pandemi melandai acara ini kembali rutin digelar.

Baca juga: Gelar Haul Kyai Ageng Gribig, Menko Airlangga Doakan Indonesia Terhindar dari Krisis dan Bahaya

Setelah melewati masa pandemi Covid-19, grebeg Apem Yaa Qowiyyu bisa dilakukan dengan megah kembali.

"Suasananya kembali seperti dulu lagi, ramai, khidmad, dan meriah, ditambah kehadiran Pak Airlangga di tengah-tengah kita," tutur Ganjar.

Menurutnya, Airlangga rutin hadir dalam acara Grebeg Apem Yaa Qowiyyu.

"Beliau ini kan juga masih keturunan anak cucu Mbah Gribig. Pastinya ada rasa ingin melestarikan budaya yang sudah turun-temurun," pungkas Ganjar.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved