BBM Bersubsidi

Pemerintah Diminta Respons Tuntutan Mahasiswa yang Meminta Harga BBM Diturunkan

Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI) mendukung gerakan mahasiswa, buruh dan elemen masyarakat yang menuntut harga BBM diturunkan.

Penulis: Erik S
Ist
Ketua Panitia PMKI Andrianto dalam diskusi bertajuk “Quo Vadis Indonesia di Tepi Jurang Krisis dan Kebangkrutan” di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Rabu siang (21/9/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI) mendukung gerakan mahasiswa, buruh dan elemen masyarakat yang menuntut harga BBM diturunkan.

Ketua Panitia PMKI Andrianto mengatakan kenaikan harga BBM harus dibatalkan karena harga-harga bahan pokok yang naik.

"Kita hari ini menyikapi tentang masalah kenaikan BBM dan maraknya demo mahasiswa yang hari ini luar biasa animonya melebihi gerakan reformasi 98, era sekarang perlawanan begitu massif melibatkan semua elemen rakyat,” kata Andrianto diskusi bertajuk “Quo Vadis Indonesia di Tepi Jurang Krisis dan Kebangkrutan” di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Rabu siang (21/9/2022).

Andrianto berharap diskusi PMKI juga bisa menjadi pemantik bagi pemerintah agar lebih bijak menyikapi aspirasi rakyat.

Direktur Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan yang turut hadir pada acara tersebut meminta agar Pemerintah memberikan respons gerakan mahasiswa yang sudah berlangsung selama tiga pekan.

Baca juga: Di Hadapan Puan Maharani, Pedagang Beras di Pasar Pondok Gede Keluhkan Kenaikan Harga BBM

"Ini udah hampir 3 minggu belum ada respons makanya pemerintah. Pemerintah harus merespons, nggak boleh tidak,” kata Syahganda.

Syahganda meminta agar Pemerimtah tidak menyelepekan suara mahaasiswa yang turun ke jalan.

“Kita akan sampaikan kepada pemerintah mereka jangan menyepelekan suara mahasiswa yang ada di jalanan sekarang,” imbuhnya menegaskan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved