Breaking News:

Pilpres 2024

Didesak Segera Tetapkan Capres PDIP 2024, Megawati Masih Simpan Rapat-rapat Sosoknya

Megawati Soekarno Putri meminta kadernya bersabar soal siapa calon presiden yang akan diusung PDIP di Pilpres 2024.

Editor: Choirul Arifin
Youtube BKN PDI Perjuangan
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri meminta kadernya bersabar soal siapa calon presiden yang akan diusung partainya di Pilpres 2024. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mendapat desakan kanan-kiri dari para kadernya dan juga kalangan pengamat agar segera mengumumkan penetapan siapa calon presiden alias Capres PDIP di Pilpres 2024.

Menanggapi hal itu Megawati meminta para kadernya bersabar.

"Tadi Ibu Megawati menegaskan ya urusan capres dan cawapres, ya semua sabar saja, ada waktunya nanti untuk diumumkan," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di sela rapat koordinasi kepala daerah PDIP di kantor Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022).

Dia mengatakan, Megawati juga meminta para kader PDIP agar terus melakukan konsolidasi. Sebab, tiga pilar partai harus terus menerus berada di tengah rakyat dan tidak perlu ikut dansa-dansa politik.

Hasto menuturkan kerja bersama di dalam mengatasi situasi yang memang penuh tantangan saat ini adalah jauh lebih penting. Sekaligus menciptakan segala hal yang kondusif.

“Yang terpenting adalah ekonomi rakyat ini yang terus kita pacu,” ujarnya.

Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun menegaskan akan menegakkan disiplin partai terhadap para kader yang arogan dan melanggar kebijakan Partai terkait capres dan cawapres.

"Arahan Ibu Ketua Umum agar seluruh kader Partai lebih mengedepankan kerja kerakyatan akan kami kawal dengan sebaik-baiknya. Termasuk urusan capres-cawapres, tunggu keputusan Ibu Ketua Umum," kata dia.

Baca juga: Rakernas PDIP Bakal Digelar Tahun Ini, Bahas Capres 2024?

Dalam rapat koordinasi ini, ada 93 kepala daerah PDIP yang hadir antara lain Gubernur Bali I Wayan Koster, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Maluku Ismail Murad. Lalu, ada Gubernur Kalimantan Tengah Sugiyanto Sabran, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS) Agung Baskoro menyoroti gejolak di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP.

Agung mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri perlu melakukan tiga langkah ini untuk meredam gejolak terkait dengan kehadiran Dewan Kolonel dan Dewan Kopral tersebut.

“Pertama, segera memutuskan siapa capres yang dipilih oleh PDIP,” kata Agung Baskoro.

Menurut dia, dengan memutuskan sosok capres PDIP akan meminimalisir gejolak di internal maupun di eksternal partai.

Baca juga: Pembentukan Dewan Kolonel Dinilai Pengamat Upaya Jegal Ganjar Pranowo Maju Capres dari PDIP

Dia menilai dinamika tersebut dapat mempengaruhi raihan elektoral PDIP dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved