Jenderal Andika Perkasa Jelaskan Komunikasi dengan Presiden Jokowi soal Calon Panglima TNI

Soal adanya wacana perpanjangan masa jabatan Panglima TNI, Andika menjelaskan bahwa dirinya tak berwenang bicara soal itu.

Penulis: Reza Deni
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa meninjau alutsista yang dipamerkan pada peringatan HUT ke-77 TNI di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/10/2022). Presiden Joko Widodo menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan HUT ke-77 TNI dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta dengan diisinpula berbagai kegiatan seperti pameran alutsista, defile kendaraan tempur, dan fly pass pesawat F-16 dan akrobatik dari jupiter. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bicara soal ada atau tidaknya komunikasi dengan Presiden Joko Widodo terkait pengganti dirinya sebagai Panglima TNI.

"Sejauh pengalaman saya, Presiden itu enggak pernah jauh-jauh hari omong, enggak pernah. Beliau pasti mendadak," kata Andika kepada seusai peringatan HUT ke-77 TNI di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2022).

Soal adanya wacana perpanjangan masa jabatan Panglima TNI, Andika menjelaskan bahwa dirinya tak berwenang bicara soal itu.

"Saya enggak tahu, itu bukan kewenangan saya. Apa pun perintah (Presiden), saya laksanakan," tandas dia.

Komisi I Bicara soal Peluang Perpanjangan Masa Jabatan Panglima TNI

Pimpinan Komisi I DPR RI berbicara mengenai peluang perpanjangan masa jabatan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Baca juga: HUT ke-77 TNI, Pengamat Minta Panglima Andika Perkasa Perhatikan Kesejahteraan Prajurit

Untuk diketahui, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bakal masuk usia pensiun pada Desember 2022.

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari, perpanjangan masa jabat itu bisa saja dilakukan jika kepala negara menghendaki.

"Kalau perpanjangan mungkin saja, tergantung Presiden. Sejarahnya kita pernah ada perpanjangan di beberapa Panglima kalau nggak salah sudah dua kali," kata Kharis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

"Jadi asal presiden menghendaki ya boleh boleh saja mungkin diperpanjang," imbuhnya.

Legislator PKS itu mengakui mendukung jika memang Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperpanjangan masa jabatan Andika Perkasa.

Namun jika tidak, dia memastikan Komisi I DPR RI siap menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI.

"Diperpanjang kita setuju, ada pergantian kita setuju karena bukan dalam posisi kita yang menentukan perpanjangan atau tidak. Kalau ada perpanjangan dari presiden kita setuju kalau tidak ada perpanjangan berarti ada pergantian kita berarti lakukan fit and proper test," tandasnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved