Polisi Tembak Polisi

Dicecar Jaksa Tinggalkan Rumah Dinas Ferdy Sambo Pintu Terbuka dan CCTV Rusak, Kodir: Siap Salah

(JPU) kembali mencecar asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo bernama Diryanto alias Kodir dalam sidang, Rabu (9/11/2022).

Rizki Sandi Saputra
Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir (kemeja putih depan) saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa penuntut umum (JPU) kembali mencecar asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo bernama Diryanto alias Kodir dalam sidang, Rabu (9/11/2022).

Kali ini, jaksa menanyakan perihal keterangan Kodir yang meninggalkan rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri No. 46, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Awalnya jaksa menanyakan fungsi rumah tersebut dalam kesehariannya.

"Duren Tiga Nomor 46 untuk apa selama ini yang kamu tahu?" tanya jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

"Untuk menaruh barang dan isolasi (Covid-19)," jawab Kodir.

"Apakah setiap hari kamu lapor (kondisi rumah nomor) 46 duren tiga?" tanya jaksa.

"Tidak," jawab Kodir.

"Kenapa hari itu kamu spontan inisiatif lapor ke Kuat?" tanya jaksa lagi.

"Tidak ada maksud lain hanya spontan aja," jawab Kodir.

Dari situ, jaksa menanyakan soal kondisi di rumah dinas Ferdy Sambo sebelum kejadian penembakan itu.

Kata dia, rumah sudah bersih namun CCTV dalam keadaan rusak.

Akan tetapi, dalam keterangannya Kodir meninggalkan rumah tersebut dengan kondisi pintu tak terkunci.

Baca juga: Kodir ART Ferdy Sambo Mengaku Sempat Lihat Ridwan Soplanit Saat Dirinya Bersihkan Darah Brigadir J

"Oke saya tanya CCTV (di rumah dinas Ferdy Sambo) rusak kapan?" tanya jaksa dalam persidangan.

"Tanggal 15an (Juni, red)," jawab Kodir.

Halaman
123
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved