Senin, 27 April 2026

Sejarah Hari Kesehatan Nasional 12 November, Ini Tema dan Makna Logo Peringatan HKN ke-58

Hari Kesehatan Nasional (HKN) jatuh pada besok Sabtu (12/11/2022). Ini sejarah, tema dan makna logo peringatan HKN ke-58.

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Miftah
laman Kemenkes
Logo Hari Kesehatan Nasional ke-58 tahun 2022 - Hari Kesehatan Nasional (HKN) jatuh pada besok, Sabtu (12/11/2022). Simak sejarah, tema dan makna logo peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58. 

TRIBUNNEWS.COM - Simak inilah sejarah, tema dan makna logo peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58.

Hari Kesehatan Nasional (HKN) jatuh pada besok, Sabtu (12/11/2022).

Tujuan memperingati HKN ke-58 ini bahwa di masa transisi pandemi ke endemi ini kita tidak boleh lengah, seluruh komponen bangsa; masyarakat, organisasi kemasyarakatan, swasta berperan serta dalam upaya menjaga kesehatan, memprioritaskan promotif preventif dan semakin menggalakkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Baca juga: Naskah Sambutan Menteri Kesehatan pada Upacara Hari Kesehatan Nasional, 12 November 2022

Pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan praktisi turut ambil bagian dalam peringatan HKN untuk mendukung pembangunan kesehatan.

Tahun ini merupakan peringatan HKN ke-58 yang mengusung tema "Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku".

Sejarah Hari Kesehatan Nasional

Dikutip dari Kemkes, pada era tahun 50-an, penyakit malaria merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat indonesia.

Ratusan ribu jiwa terenggut akibat malaria, dan karena itulah pemerintah berupaya melakukan pemberantasan malaria atau malaria eradication di seluruh penjuru Tanah Air.

Untuk mencapai hal tersebut, pada 1959 dibentuklah Dinas Pembasmian Malaria yang di bulan Januari 1963 berubah menjadi Komando Operasi Pemberantasan Malaria (KOPEM).

Baca juga: 50 Link Twibbon Hari Kesehatan Nasional 2022 dan Cara Buatnya, Cocok Dibagikan di Media Sosial

Pembasmian malaria tersebut dilakukan menggunakan insektisida Dichloro Diphenyl Trichloroethane (DDT) yang disemprotkan secara massal ke rumah-rumah di seluruh Jawa, Bali, dan Lampung.

Penyemprotan secara simbolis dilakukan oleh Presiden Soekarno pada 12 November 1959 di Desa Kalasan, Yogyakarta.

Selanjutnya, kegiatan penyemprotan DDT juga dibarengi kegiatan pendidikan kesehatan atau penyuluhan kepada masyarakat.

Lima tahun kemudian, lebih kurang 63 juta penduduk telah mendapat perlindungan dari penyakit malaria.

Setelah itu, pada 12 November 1964, keberhasilan pemberantasan malaria tersebut diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang pertama.

Makna Logo Hari Kesehatan Nasional ke-58

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved