Punya Banyak Manfaat untuk Lingkungan dan Ekonomi, Inilah Cara Optimalkan Kawasan Konservasi

Kawasan konservasi yang dikelola secara efektif tidak hanya menjaga keanekaragaman hayati. Bisa juga mendorong keberhasilan ekonomi.

Ist
Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni dalam Launching Pedoman Penyusunan Dokumen Administratif Penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kawasan Konservasi di Hotel Luminor Pecenongan, Jakarta Pusat. (Ist) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melindungi 30 persen daratan dan lautan di planet Bumi merupakan hal yang wajib bagi tiap penduduk di dunia, mengacu pada isu perubahan iklim (climate change) seperti saat ini.

Berakar pada manfaat yang diberikan kawasan konservasi atau lindung bagi keanekaragaman hayati dan ekosistem lainnya, tentu memberikan perlindungan bagi daratan dan lautan menjadi sangat penting.

Kawasan konservasi yang dikelola secara efektif merupakan 'hal yang sangat penting' untuk tidak hanya menjaga keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem saja.

Namun juga melestarikan habitat penting, membangun ketahanan terhadap perubahan iklim, menyediakan ketahanan pangan global, menjaga kualitas air, melestarikan sumber daya alam.

Hingga mendorong keberhasilan ekonomi, membatasi penyebaran penyakit dan hama, serta memberikan banyak manfaat lain bagi satwa liar dan kesehatan manusia.

Dikutip dari laman www.campaignfornature.org, Rabu (30/11/2022), penelitian terbaru menunjukkan bahwa secara global, kekayaan spesies 10,6 persen lebih tinggi dan kelimpahan 14,5 persen lebih tinggi pada sampel yang diambil di dalam kawasan lindung dibandingkan dengan sampel yang diambil di luar.

Sebuah analisis baru-baru ini yang secara khusus berfokus pada Kawasan Konservasi Perairan (KKP) menemukan bahwa di KKP dengan tingkat perlindungan tertinggi, yakni cagar laut larang tangkap, biomassa ikan utuh rata-rata 670 persen lebih besar dibandingkan di kawasan tidak terlindungi yang berdekatan dan 343 persen lebih besar jika dibandingkan dengan di kawasan lindung sebagian.

Baca juga: Perhatian dengan Isu Global Warming, Dion Wiyoko Ubah Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ini menyoroti poin penting yang menjadi pusat tujuan Kampanye untuk Alam, yakni 'melindungi 30 persen planet saja tidak cukup'.

Melindungi suatu wilayah tanpa memperhatikan nilai ekologisnya atau bagaimana pengelolaannya, tidak memenuhi tujuan keseluruhan untuk mencapai keseimbangan planet yang mengoptimalkan keanekaragaman hayati dan kesehatan serta kesejahteraan ekosistem, satwa liar dan kemanusiaan.

Nah, untuk mendapatkan manfaat terbesar dari kawasan konservasi bagi masa depan kita dan planet ini, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yakni:

- melindungi kawasan yang paling penting bagi keanekaragaman hayati, termasuk ekosistem yang utuh

- memastikan bahwa konservasi mendukung konektivitas darat

- mengejar konservasi di berbagai kawasan untuk memastikan bahwa sistem kawasan lindung global mewakili keanekaragaman alam dan ekosistem planet

Halaman
123
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved