Polisi Tembak Polisi

Bharada E Sebut Brigadir J Miliki 3 Handphone, Salah Satunya Punya Putri Candrawathi

Bharada E mengatakan Brigadir J memiliki tiga handphone dan salah satu diantaranya milik dari Putri Candrawathi.

WARTA KOTA/YULIANTO
Terdakwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E berbincang dengan penasihat hukumnya saat menghadiri sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (7/11/2022). Agenda persidangan kali ini adalah pemeriksaan sejumlah saksi dari jaksa penuntut umum (JPU). Bharada E mengatakan Brigadir J memiliki tiga handphone dan salah satu diantaranya milik dari Putri Candrawathi. WARTA KOTA/YULIANTO 

TRIBUNNEWS.COM - Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E mengungkapkan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J memiliki tiga handphone dan salah satunya adalah milik dari Putri Candrawathi.

Bharada E, salah satu mantan ajudan eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, merupakan salah satu terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J. 

Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo kompleks Duren Tiga Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Juli 2022. 

Pengakuan Bharada E soal tiga ponsel itu diungkap dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J pada Rabu (30/11/2022) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Awalnya, ketua majelis hakim, Wahyu Iman Santosa menanyakan jumlah handphone yang dimiliki oleh Brigadir J kepada Bharada E.

"Saudara saksi, saudara tahu berapa HP yang dipegang Yosua," tanya Wahyu dikutip dari YouTube Kompas TV pada Kamis (1/12/2022).

"Setahu saya dua (handphone), dua HP pribadinya almarhum (Brigadir J) sama yang satu HP-nya ibu PC (Putri Candrawathi)," jawab Bharada E.

Kemudian Wahyu bertanya apakah handphone milik Putri Candrawathi itu diberikan langsung oleh istri Ferdy Sambo tersebut atau tidak.

Baca juga: Ucapan Ferdy Sambo ke Bharada E saat Perintah Tembak Brigadir J, Sebut Yosua Harus Mati

Bharada E menjawab bahwa ia tidak mengetahuinya.

Namun, dirinya meyakini bahwa salah satu handphone yang dibawa oleh Brigadir J adalah milik Putri Candrawathi.

"Yang satu dikasih oleh saudara PC?" tanya Wahyu.

"Saya tidak tahu juga kenapa (handphone Putri diberikan ke Brigadir J -red), tapi itu HP-nya ibu PC, Yang Mulia. Semua dipegang oleh almarhum," jelasnya.

Selanjutnya, Wahyu pun kembali memastikan bagaimana Bharada E bisa mengetahui bahwa salah satu handphone yang dibawa oleh Brigadir J adalah milik Putri Candrawathi.

Baca juga: Ungkap Fakta Sebenarnya, Bharada E Mengaku Dihantui Mimpi Buruk 3 Pekan Usai Eksekusi Brigadir J

Ternyata, Bharada E mengetahui hal tersebut ketika diberitahu oleh Brigadir J.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved