DPR Jadi Lembaga dengan Kepercayaan Publik Terendah Nomor Dua, PPP: Tapi Selalu Dipilih Tiap Pemilu

DPR tercatat mendapat angka 54,7 persen, sekaligus berada di posisi kedua terbawah setelah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang mendapat 52,6%.

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Chaerul Umam
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Poltracking Indonesia mengungkap hasil survei terbarunya terkait dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara dan institusi demokrasi.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tercatat mendapat angka 54,7 persen, sekaligus berada di posisi kedua terbawah setelah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang mendapat 52,6 persen

Menanggapi temuan Poltracking itu, anggota DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidowi menyebut bahwa persepsi publik tak lantas berhubungan langsung dengan kinerja DPR.

"Ya namanya persepsi publik, persepsi itu kan tidak menggambarkan kinerja, karena kinerja DPR itu ada yang memang langsung berkaitan dengan masyarakat tapi juga berkaitan dengan kebijakan," kata Baidowi, saat dihubungi Tribunnews, Jumat (9/12/2022).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Awiek ini menyatakan, masyarakat selalu memilih anggota DPR di tiap Pemilu, meski tingkat kepercayaan publik terhadap DPR rendah.

Baca juga: Kepercayaan Publik ke TNI Tinggi, Laksamana Yudo: Yang Bagus Pertahankan, yang Kurang Kita Evaluasi

"Masalahnya ini setiap pemilu kok DPR selalu dipilih, calon-calon anggota DPR dari partai itu selalu dipilih dalam setiap pemilu. Makanya kok saya lihat korelasi antara persepsi publik dengan kinerja itu tidak nyambung," ucap Sekretaris Fraksi PPP DPR RI itu.

"Kalau kinerjanya enggak bagus seharusnya enggak kepilih dong di setiap pemilu," tandasnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved