Puan Tanggapi Bully-an Atas Aksinya yang Viral, Tanam Padi Maju hingga Muka Cemberut saat Bagi Kaus
Puan Maharani memberi tanggapan atas sejumlah momen dirinya yang sempat viral di media sosial dan mendapat reaksi negatif dari di warganet.
Puan mengatakan vlog itu dibuat di kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Di kantor DPP PDIP itu sebenarnya ada suatu ruangan yang lebih layak untuk menerima Presiden.
Namun, saat itu Presiden Jokowi menolak ke ruangan itu karena ingin bertemu dengan Megawati.
Baca juga: Disebut Punya Darah Biru dan Berhak dapat Tiket Khusus Jadi Capres PDIP, Ini Tanggapan Puan Maharani
Padahal Megawati tengah berada di ruang kerjanya.
Akhirnya, Jokowi berbincang dengan Megawati di ruang kerjanya yang apa adanya sebagaimana terekam dalam vlog.
Melalui vlog itu, Puan ingin menunjukkan suasana kekeluargaan yang terjadi saat itu.
"Saya ingin menunjukkan suasana kekeluargaan di ruangan Ibu Mega yang memang seperti itu. Dari videonya, saya juga hanya menyapa. Ya itu saja, tidak ada maksud lain. Tidak ada maksud menunjukkan siapa yang lebih tinggi," kata Puan kepada Rosi.
2. Tanam padi maju
Momen aksi Puan Maharani lainnya yang menuai reaksi negatif adalah saat Puan Maharani menanam pagi dengan cara maju ke depan.
Peristiwa itu terjadi saat Puan berkunjung ke Badung, Bali pada 28 September 2022.
Momen Puan menanam padi dengan sistem maju itu diledek netizen karena umumnya menanam padi dilakukan dengan sistem mundur.
Terkait tanam padi sistem maju itu, Puan mengatakan saat itu ia datang untuk belajar menanam padi dengan ibu-ibu petani di Badung.
"Saya datang ke situ, ketemu ibu-ibu petani untuk belajar nanam padi. Untuk belajar lho, karena saya bukan petani," kata Puan.
Karena tujuannya belajar, Puan pun mengikuti cara tanam yang dilakuklan ibu-ibu petani di mana cara menanamnya memang sistem maju.
"Jadi saya ikuti apa yang biasa ibu-ibu petani lakukan. Bukan saya ngarang-ngarang pengen nanam maju. Saya ngikutin apa yang sudah dilakukan ibu-ibu petani," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aksi-puan-maharani-yang-dibully-warganet12.jpg)