Kamis, 23 April 2026

Kemenag Ajak Khatib Jumatan Sampaikan Pesan Persaudaraan

Persaudaraan Manusia juga menjadi isu yang terus disampaikan Kemenag melalui penguatan Moderasi Beragama

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Eko Sutriyanto
Istimewa
Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengajak khatib salat Jumat menyampaikan khotbah bertema persaudaraan manusia 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengajak khatib salat Jumat menyampaikan khotbah bertema persaudaraan manusia.

Ajakan ini disampaikan berkenaan dengan peringatan Hari Internasional Persaudaraan Manusia pada 4 Februari 2023.

“Hari internasional Persaudaraan Manusia merupakan momentum dalam memperkuat harmonisasi kehidupan manusia baik antar maupun internal umat beragama, melalui implementasi nilai-nilai moralitas,” ujar Kamaruddin melalui keterangan tertulis, Kamis (2/2/2023).

“Kami mengimbau kepada para khatib Jumat agar menyuarakan pesan persaudaraan manusia melalui mimbar masjid pada pelaksanaan salat Jumat, 3 Februari 2023,” tambah Kamaruddin.

Dirinya menambahkan bahwa tema persaudaraan manusia menjadi perhatian dunia internasional.

Baca juga: Launching Eco Khotbah, KLHK Serukan Pesan Moral Lingkungan Lewat Dakwah

Semua agama sepakat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Dan, hal itu dapat diwujudkan dengan kesediaan untuk menjalin sinergi di berbagai bidang kehidupan, baik politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

"Sinergi kemanusiaan membuat kita semakin kuat. Perkembangan informasi dan teknologi komunikasi untuk kemaslahatan kemanusiaan akan bisa kita optimalkan dengan kolaborasi," tutur Kamaruddin.

Persaudaraan Manusia juga menjadi isu yang terus disampaikan Kemenag melalui penguatan Moderasi Beragama.

Dalam konsep Moderasi Beragama, perbedaan suku, agama, budaya, dan adat diikat dengan kesepakatan bersama.

"Konsep persaudaraan internal umat beragama, persaudaraan kebangsaan, dan persaudaraan umat manusia merupakan salah satu concern Kemenag melalui Moderasi Beragama. Perbedaan bukan ancaman, tetapi modal yang bisa kita manfaatkan agar sinergi semakin kuat," pungkas Profesor jebolan Univeristas Bonn, Jerman ini.

Seperti diketahui, Hari Internasional Persaudaraan Manusia (International Day of Human Fraternity) ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 4 Februari 2019.

Penetapan PBB ini didasarkan pada peristiwa penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia oleh Grand Syeikh Al-Azhar Ahmed Al Tayeb dan Pemimpin Pendeta Gereja Katolik Paus Fransiskus di Abu Dhabi Uni Emirat Arab.

Proses penandatanganan dokumen bersejarah ini didukung penuh oleh Presiden Zayed yang saat itu menjabat sebagai Presiden Uni Emirat Arab.
 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved