Pembunuhan Beracun di Bekasi dan Cianjur
Wowon Targetkan Pembunuhan Terhadap 7 TKW Lagi saat Mereka Tiba di Tanah Air
Ketika mereka tiba di Indonesia, Wowon berencana mengeksekusinya satu per satu.
TRIBUNNEWS.COM - Tersangka utama kasus pembunuhan berantai di Cianjur dan Bekasi Jawa Barat, Wowon mengaku telah menargetkan pembunuhan kepada tujuh orang tenaga kerja wanita (TKW) yang saat ini masih berada di luar negeri.
Ketika mereka tiba di Indonesia, Wowon berencana mengeksekusinya satu per satu.
Pengakuan tersebut disampaikan Wowon dikutip dari tayangan YouTube Kompas Tv, Kamis (2/2/2023).
"Yang belum (saya eksekusi) korban yang masih di sana (luar negeri) yang belum pulang."
"(Mereka) pertama Epi, kedua Yanti, ketiga Entin, keempat Hamidah, kelima Aslem, keenam Yeni dan yang ketujuh Hana," kata Wowon.
Namun, rencana tersebut gagal terlaksana lantaran kasus pembunuhan berantai Wowon Cs ini diungkap penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Baca juga: Korban Wowon Cs Bertambah, Setor Rp 100 Juta Karena Dibujuk Oleh Korban Lain
Sebelumnya, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) telah melakukan investigasi jumlah tenaga kerja wanita (TKW) korban Wowon Cs.
Sementara ini, jumlah korban dan sekaligus target berjumlah 11 orang.
Mereka ada yang telah dieksekusi ada yang belum.
Kesebelas orang itu yakni Aslem, Hanna, Entin, Hamidah, Evi, Yanti, Nene, Sulastini, Yeni Nursaada, Siti Fatimah dan Farida.
Dari 11 orang tersebut, dua di antaranya meninggal dunia, mereka adalah Siti Fatimah dan Farida.
Dua orang lainnya belum diketahui keberadaannya.
Sementara sisanya dikabarkan masih hidup, yakni lima berada di luar negeri, dua orang di Jakarta.
Informasi tersebut diungkap oleh Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdhani dalam konferensi pers di Kantor BP2MI, Jakarta, Senin (30/1/2023).
Baca juga: Kapolres Cianjur Mengaku Tidak Tahu Keberadaan Nur Istri Siri Kompol D
"Yang masih berada di luar negeri, Evi Lusiana diduga di Dubai asal Bandung, Yeni Nursa'adah diduga berada di Mesir asal Cianjur, Hamidah Nursilah diduga berada di Riyadh asal Cianjur."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wowon-erawan-pelak-gg.jpg)