Kamis, 7 Mei 2026

Pesawat Super Air Jet Pecah Ban, Penerbangan Samarinda Menuju Surabaya Terlambat, Dirut Minta Maaf

Pihak manajemen Super Air Jet menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyaman penumpang rute Samarinda menuju Surabaya pada Sabtu (1/4/2023).

Tayang:
tribunbatam.id/Beres Lumbantobing
Pesawat Super Air Jet. Pihak manajemen Super Air Jet menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyaman penumpang lantaran pesawat terlamabt akibat ban pecah saat hendak terbang dari Samarinda menuju Surabaya pada Sabtu (1/4/2023). 

Berdasarkan hasil data dan pengecekan awal di lapangan, roda pesawat bagian kanan (nomor 4) indikasi mengalami tekanan angin yang tidak tepat.

Kondisi tersebut, mengakibatkan pecah ban secara tiba-tiba (tyre burst) dan terganggu keseimbangan pada pesawat.

Selanjutnya, penerbangan nomor IU-643 dipersiapkan kembali dengan menggunakan pesawat pengganti, yakni registrasi PK-SGC yang didatangkan dari Balikpapan.

Proses penggantian pesawat dan administrasi membutuhkan waktu signifikan.

Pesawat membawa 6 (enam) kru serta 168 tamu, lepas landas pukul 17.44 WITA dari Samarinda dan waktu kedatangan di Surabaya pukul 18.14 WIB.

Super Air Jet
Super Air Jet (ist)

Pengecekan Awal Dilakukan

Super Air Jet melakukan standar keselamatan sebelum penerbangan diimplementasikan melalui pengecekan pesawat menjadi bagian penting dari prosedur penerbangan untuk memastikan bahwa pesawat dalam kondisi terbaik dan aman untuk terbang.

Proses pengecekan ini melibatkan beberapa tahapan, yaitu:

Pre-Flight Check

Sebelum pesawat diizinkan untuk terbang, SUPER Crew (sebutan awak pesawat) melakukan pemeriksaan pra-terbang atau pre-flight check.

Pemeriksaan ini, seperti pengecekan seluruh sistem pesawat.

Baca juga: Mengenal Helikopter Black Hawk UH-60A/L, Pesawat Angkut Serbu Udara AS, Punya Reputasi Mengesankan

Servicing and Refueling (Servis dan Pengisian Bahan Bakar)

Bahan bakar diisi sesuai perhitungan yang tepat untuk memastikan bahwa pesawat dapat terbang dengan aman dan tanpa masalah.

Final Inspection

Pemeriksaan ini, meliputi pengecekan kembali semua sistem pesawat dan perlengkapan keselamatan, serta memastikan bahwa semua tamu super (sebutan bagi penumpang) telah naik ke pesawat dalam keadaan aman.

Hasil pemeriksaan sebelum keberangkatan, bahwa semua sistem dan perlengkapan pesawat dalam kondisi prima dan siap terbang.

(Tribunnews.com/Suci)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved