Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini BMKG Sabtu, 8 April 2023: 26 Wilayah Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
Simak peringatan dini cuaca yang dirilis BMKG pada Sabtu, 8 April 2023: 26 wilayah berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Penulis:
Nurkhasanah
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Berikut peringatan dini cuaca ekstrem yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk Sabtu (8/4/2023) besok.
Dikutip dari laman resmi BMKG, diperkirakan ada 26 wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Beberapa wilayah tersebut di antaranya Riau, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua Barat.
Sementara itu, terdapat pula empat wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang yaitu Kep. Bangka Belitung, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Maluku Utara.
Adapun wilayah yang berpotensi angin kencang adalah Sulawesi Barat.
Selengkapnya, berikut ini peringatan dini cuaca yang dirilis BMKG untuk Sabtu, 8 April 2023.
Baca juga: Prakiraan Cuaca 33 Kota di Indonesia Sabtu, 8 April 2023: Kupang dan Makassar Hujan Seharian
Wilayah yang berpotensi hujan lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Riau
- Kep. Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Lampung
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Yogyakarta
- Jawa Timur
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok, Sabtu 8 April 2023: Kepulauan Seribu Hujan, Tangerang Cerah
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
- Papua Barat
- Papua
Wilayah yang berpotensi hujan dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Kep. Bangka Belitung
- DKI Jakarta
- Kalimantan Selatan
- Maluku Utara
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
- Sulawesi Barat
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Sabtu, 8 April 2023, Potensi Cuaca Ekstrem di 31 Wilayah, Aceh hingga Papua
Masih dikutip dari laman BMKG, Bibit Siklon Tropis 98S terpantau mendekati Laut Timor, kondisi ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Bali dan Nusa Tenggara serta menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) di Laut Banda, Laut Arafuru, Maluku, Laut Timor dan NTT bag timur.
Sementara Bibit Siklon Tropis 90W terpantau berada di Samudra Pasifik sebelah utara Papua, kondisi ini menginduksi peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot (low level jet) memanjang di Samudra Pasifik utara Papua.
Sirkulasi Siklonik lainnya terpantau berada di Laut China Selatan, Samudra Hindia barat daya Banten, dan Samudra Hindia selatan Jawa.
Kondisi tersebut membentuk daerah konvergensi memanjang dari Riau hingga Laut Natuna dan di Samudra Hindia selatan Jawa.
Selajutnya, daerah konvergensi lain terpantau memanjang dari Sumatera Selatan hingga Bangka Belitung, di Jawa Timur, di Bali, NTB, NTT, dari Kalimantan Timur hingga Sulawesi bag utara, Sulawesi bag Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat.
Daerah pertemuan angin (konfluensi) memanjang di Selat Makassar, Sulawesi bag selatan, Laut Seram, Laut Banda, Maluku dan Papua.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis/sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah low level jet/konvergensi/konfluensi tersebut.
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.