Senin, 1 September 2025

Anggota Dewan Pers Dahlan Dahi Berharap Kongres Rekonsiliasi PWI Berlangsung Demokratis

Dahlan Dahi, mengatakan Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 merupakan momentum penting bagi penyelesaian konflik organisasi.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
KONGRES PERSATUAN PWI - Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers Dahlan Dahi yang juga CEO Tribun Network, Dahlan Dahi pada Kongres Persatuan PWI 2025 di Gedung BPPTIK Kominfo Digital (Komdigi), Cikarang, Bekasi, Sabtu (30/8/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers Dahlan Dahi yang juga CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, mengatakan Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 merupakan momentum penting bagi penyelesaian konflik organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.

Dahlan Dahi merupakan sosok yang berperan besar dalam rekonsiliasi kedua pihak dalam konflik PWI.

PWI menggelar Kongres Persatuan sebagai upaya rekonsiliasi antara kedua pihak yang berkonflik.

"Ini perjalanan yang panjang, konfliknya sendiri sudah lebih dari satu tahun dan usaha mediasinya sudah dilakukan berkali-kali oleh berbagai pihak. Tapi syukur, sejak Mei hingga Agustus ini kedua pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan masalah lewat Kongres, yang kita sebut Kongres Persatuan," kata Dahlan di sela-sela Kongres Persatuan PWI 2025 di Gedung BPPTIK Kominfo Digital (Komdigi), Cikarang, Bekasi, Sabtu (30/8/2025).

Dahlan Dahi menjelaskan kesepakatan itu dituangkan dalam Kesepakatan Jakarta.

Kesepakatan ini mencakup pembentukan panitia bersama, baik steering committee maupun organizing committee, serta kesepakatan mengenai siapa saja peserta kongres.

Dirinya mengakui banyak perbedaan yang mengemuka, mulai dari laporan pidana, gugatan perdata, hingga aduan ke Dewan Pers.

Meski begitu, Dahlan Dahi memilih untuk menekankan titik persamaan daripada memperbesar perbedaan dalam mencari kesepakatan kedua pihak.

"Saya fokus kepada apa yang membuat mereka bisa sepakat. Dari seribu perbedaan, tetap ada hal-hal yang menyatukan," kata Dahlan Dahi.

"Sama-sama menyadari bahwa konflik ini tidak baik bagi organisasi PWI, dan sama-sama mengakui bahwa Kongres adalah mekanisme terbaik untuk menyelesaikannya," tambah Dahlan Dahi.

Menurut Dahlan Dahi, keberhasilan menyelenggarakan Kongres PWI 2025 merupakan bukti nyata bahwa upaya mediasi bisa berbuah solusi.

Dahlan Dahi berharap kongres berjalan transparan, demokratis, dan jujur sehingga siapa pun ketua terpilih dapat menjadi solusi bagi organisasi.

"Bagaimanapun, PWI ini organisasi historis, lahir bersama bangsa ini, dan sangat besar. Jumlah anggotanya banyak di seluruh provinsi. Maka bagi saya, PWI adalah salah satu aset bangsa," tutur Dahlan.

Bersatunya PWI, menurut Dahlan, akan membuka ruang lebih luas untuk membangun wartawan profesional, memperkuat ekosistem media baik nasional maupun daerah.

Selain itu, rekonsiliasi ini akan menjaga peran media sebagai pilar keempat demokrasi.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan