Sabtu, 30 Mei 2026

Tekankan Pentingnya Indikator Ketepercayaan Media, AMSI: Media Harus Trusted

rumusan 11 indikator ketepercayaan media adalah langkah AMSI untuk meraih kembali kepercayaan publik dan brand safety

Tayang:
dok AMSI
Diskusi kelompok terfokus (FGD) dan penandatanganan komitmen bersama anggota Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengadopsi dan memenuhi trustworthy news indicators, di Hotel Ashley Menteng Jakarta, Kamis (6/7/2023). 

Proses penyusunan 11 indikator ketepercayaan media dimulai dengan serangkaian diskusi di Jakarta, Bali dan Makassar pada Oktober 2021 untuk menyerap aspirasi dan pandangan publik tentang indikator media yang mereka percayai.

Pada tahun 2022, AMSI melakukan penelitian mendalam dengan machine vetting dan human vetting. Jumlah media yang diperiksa 1262. Media yang memenuhi brand safety berdasar standar GARM (Global Alliance Resposible for Media) sebanyak 687 media, terdiri dari 367 media anggota dan sisanya media non anggota.

Tahun 2023 AMSI juga kembali meneliti 526 media baik dengan mesin maupun manual analisis konten oleh para periset. AMSI juga menggelar tiga kali workshop pada 2023, dengan melibatkan para pemangku kepentingan meliputi pengusaha, ekonom, akademisi, penyelenggara negara, lembaga survei, dewan pers, tokoh perempuan, mahasiswa, jurnalis dan pemilik media. Rangkaian program penyusunan Trustworthy News Indicator oleh AMSI, mendapat dukungan Internews dan USAID Media.

Direktur Eksekutif AMSI, Adi Prasetya, dalam laporan pelaksanaan program menyatakan, rumusan 11 indikator ketepercayaan media adalah langkah AMSI untuk meraih kembali kepercayaan publik dan brand safety. Rumusannya merujuk kode etik jurnalistik, standar dunia periklanan internasional GARM, dan pedoman pemberitaan media siber. Selengkapnya indikator itu, bisa disimak di website www.asmi.or.id/trust-worthy-news/.

Baca juga: Berantas Hoax, AMSI DKI, UI dan Google Gelar Pelatihan News Literacy Bagi Mahasiwa

“Untuk sampai pada titik hari ini, yakni komitmen bersama media anggota AMSI perlu waktu hampir dua tahun. Jalan meraih kepercayaan publik dan brand safety belum usai. Perlu dilanjutkan dengan adopsi oleh lebih banyak anggota, bagaimana AMSI memutuskan, memvalidasi, mengevaluasi, mensosialisasikan ke banyak stakeholder lain seperti pengiklan, masyarakat, dan juga kita perlu menyerahkan dokumen indikator ini agar diterima resmi Dewan Pers,” kata Adi Prasetya, dalam laporan singkatnya di hadapan peserta FGD.

Sebanyak 29 pemimpin media anggota AMSI dari berbagai wilayah di Indonesia menandatangani komitmen bersama mengadopsi trustworthy news indicators. Mereka adalah pemimpin media dari KLY Group, tempo.co, katadata.co.id, republika.co.id, viva.co.id, inews.id, hukumonline.com, Jurnas.com, Kabar Group Network, Solopos.com, tribunjogja,com, beritajatim.com, timesindonesia.co.id, wartabromo.com, krjogja.com, batamnews.co.id, kabarmedan.com, wongkito.co, harapanrakyat.com, jabarnews.com, sukabumiupdate.com, suarakalbar.co.id, Jubi.id, floresa.co, kabarpulau.co.id, darilaut.id, suarakalbar.co.id, pontianakpost, dan beritabali.com.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved