Sabtu, 30 Agustus 2025

Rocky Gerung dan Kontroversinya

Respons Rocky Gerung soal Jawaban Santai Jokowi atas Kritiknya: Pikirannya Benar, Tidak Ada Delik

Rocky Gerung merespons soal jawaban santai Presiden Jokowi atas kritiknya yang oleh sejumlah pihak dianggap penghinaan.

Kolase Tribunnews.com.
Rocky Gerung dan Joko Widodo. - Rocky Gerung merespons soal jawaban santai Presiden Jokowi atas kritiknya yang oleh sejumlah pihak dianggap penghinaan. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi santai pernyataan pengamat politik Rocky Gerung, yang oleh sejumlah pihak dianggap menghina.

Diketahui, Rocky Gerung menjadi sorotan setelah melontarkan kritik tajam yang dianggap telah menghina Presiden Jokowi

Buntut dari kritikan itu, Rocky Gerung ramai-ramai dilaporkan oleh sejumlah pihak ke polisi.

Namun, Presiden Jokowi justru merespons dengan santai kritikan Rocky Gerung tersebut.

Melihat respons Jokowi yang santai dan tidak terlalu menggubris kritiknya, Rocky Gerung mengapresiasinya.

"Pikirannya (Jokowi) benar karena memang tidak ada delik (yang dilakukan saya) di (pernyataan) itu," kata Rocky Gerung dikutip dari Kompas TV.

Baca juga: Warga Tolak Kehadiran Rocky Gerung di Sleman, Sebelumnya Ditolak di Unair

Malahan Rocky Gerung mengaku bersedia apabila diajak bertemu Jokowi.

"Ngopinya di klaten oke, beliau kan dekat dari Solo," ujar Rocky Gerung dihadapan para wartawan.

Sebelumnya, Jokowi lebih dulu menanggapi dugaan penghinaan terhadap dirinya yang disampaikan oleh Rocky Gerung.

Jokowi pun menanggapinya dengan santai. Ia menganggap dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Rocky Gerung hanyalah masalah kecil.

Orang nomor satu di Indonesia itu menegaskan, hanya ingin fokus bekerja.

"Itu hal-hal kecil lah, saya kerja saja," kata Jokowi di Senayan Park, Jakarta pada Rabu (2/8/2023).

Kendati Jokowi menganggap santai, PDIP sebagai partai pengusung tak tinggal diam soal pernyataan Rocky Gerung.

Tim Hukum PDIP pun melaporkan Rocky Gerung atas dugaan fitnah dan berita bohong terkait pernyataannya tentang Jokowi.

Baca juga: Polemik Ucapan Rocky Gerung, PSI: Untungnya Jokowi Bukan Pemimpin Otoriter

Tim Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPP PDIP, Johannes Lumban Tobing memastikan laporan tidak akan berhenti di tengah jalan.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan