Ada Notifikasi Kode Booking Kamar di Email, Pria Solo Pergoki Istri Check In dengan Polisi di Hotel
SD mengetahui istri sahnya selingkuh di hotel bareng seorang oknum polisi lantaran curiga atas notifikasi yang muncul di email pribadinya.
"Hal ini dilakukan agar istrinya mengurungkan niatnya (bercerai). Namun setelah semua dipenuhi malah dia pulang ke rumah orang tuanya di Solo sambil membawa anak," sambung Asri.
Hal itulah yang kemudian memantik kecurigan SD atas gerak-gerik sang istri. Dia kemudian berinsiatif menelusuri setiap aktivitas YK di luar rumah.
Di upaya ini SD melibatkan pengacaranya, Asri. "Saya bersama klien kami mencoba membuntuti terlapor. Ada suatu ketika istrinya ini mampir ke sebuah hotel di Kota Solo," tutur Asri.
Baca juga: Soal Oknum Polisi yang Berselingkuh dengan Wanita Bersuami, Terancam Dipecat hingga Sudah Ditahan
"Setelah ditelisik, dia (YK) masuk ke dalam hotel tersebut bersama pria lain." ujarnya.
"Kemudian keluar dari hotel dengan masra bersandar di pundak laki laki lain pada pukul 20.55 WIB saat turun ke parkiran hotel dan suami bersama saksi sempat mengambil foto mereka berdua," terangnya.
Penelusuran itu kemudian membuat SD menemukan bukti per selingkuhan hingga menduga adanya tindak perzinahan oleh YK dengan seorang oknum polisi tersebut.
Bahkan dari bukti yang didapatkan kliennya, YK melakukan hal tersebut sampai dua kali.
SD berhasil menemukan bukti-bukti otentik seperti daftar check in, bill saat mereka memesan makanan yang dilakukan oleh YK menggunakan jasa ojek online yang kemudian makanan tersebut dikirim ke sebuah hotel.
Baca juga: Diduga Telantarkan Anak demi Selingkuhan, Kadis PUPR Pelalawan Bakal Dipanggil Pemda
"Semua bukti ada di email klien saya karena saat pesan email nyantol ke email klien saya," terang Asri.
SD lalu melaporkan istrinya yang diduga oknum polisi ke Unit PPA Polresta Solo. "Saya terima kasih kepada pihak kepolisian karena kasus ini sudah ditelurusi pihak kepolsiian," ungkap Asri.
"Selain kita laporkan soal dugaan tindak pidana, kedepan kita akan laporkan juga masalah kode etiknya. Baik ke MPD (Majelis Pengawas Daerah) notaris maupun lainya serta untuk selingkuhannya akan kita laporkan ke Div Propam Mabes Polri," sebut Asri.
Asri menambahkan SD sebenarnya hanya ingin istrinya mengakui per selingkuhan tersebut dan meminta maaf kepada orang tuanya.
"Urusan dimaafkan itu tergantung klien saya. Sebab selama ini dia (istrinya) selalu berkilah dan tidak mau mengaku padahal dari bukti bukti sudah jelas," kata dia.
"Jadi statusnya Istri SD masih istri sah dari klien saya," ujar Asri.
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi membenarkan adanya laporan perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum anggota polisi dan masih mendalami kasus ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-perselingkuhan-ok.jpg)