Harun Masiku Buron KPK
Siapa Sebenarnya Harun Masiku? DPO KPK yang hingga Pencarian 1.200 Hari Tidak Tertangkap
Kini sudah kurang lebih 1.200 hari KPK tak kunjung berhasil menemukan Harun Masiku, siapa sebenarnya Harun Masiku ?
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dimana keberadaan Harun Masiku, buronan KPK sejak 2020 silam?
Sudah 1.200 hari, tersangka pemberi suap dalam perkara pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 itu belum juga ketemu.
Update terkini Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri (Kadivhubinter), Irjen Krishna Murti, menyebut Harun Masiku berada di Indonesia.
Kendati bilang di Indonesia, Irjen Krishna lupa tanggal data perlintasan dimaksud.
Dia hanya memberi petunjuk kalau Harun Masiku sempat pergi ke luar negeri, lalu kembali lagi ke Indonesia.
Catatan Tribunnews.com, eks politikus PDIP itu disebut pernah sembunyi di Kamboja hingga Malaysia.
Bahkan demi menutupi identitasnya, Harun Masiku menjadi marbot di masjid.
Lantas siapa sebenarnya Harun Masiku ?
Siapa Harun Masiku ?
Mantan calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan, Harun Masiku tak kunjung tertangkap sejak masuk ke daftar buronan pada 29 Januari 2020 lalu.
Namanya kemudian masuk ke daftar buronan dunia dan ada dalam daftar Red Notice Polisi Internasional (Interpol) sejak 30 Juli 2021.
Pria kelahiran 21 Maret 2021 itu menjadi tersangka kasus suap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.
Kasus ini menyita perhatian publik lantaran menyeret nama petinggi partai penguasa, yakni PDI Perjungan.
Pemberian suap itu ternyata dimaksudkan agar Harun ditetapkan sebagai anggota DPR melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) karena anggota DPR dari PDIP terpilih, yaitu Nazarudin Kiemas, meninggal dunia.
Ditetapkan sebagai tersangka, Harun kemudian melarikan diri ke luar negeri namun keberadaannya tak terlacak selama hampir 3 tahun.
Lantas siapakah sosok Harun Masiku? dari beberapa sumber berikut informasi tentang caleg PDIP itu:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/harun-masiku-kolase-kolase.jpg)