Kamis, 30 April 2026

Puan Minta Maaf Ada Kader Langgar Konstitusi, Gibran: Terima Kasih

Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Puan Maharani yang meminta maaf lantaran ada kader PDIP yang melanggar konstitusi pada Pemilu 2024 lalu.

Tayang:
Istimewa
Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024 di TPS 34 Manahan. Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Puan Maharani yang meminta maaf lantaran ada kader PDIP yang melanggar konstitusi pada Pemilu 2024 lalu. 

TRIBUNNEWS.COM - PDI Perjuangan (PDIP) telah selesai melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 24-26 Mei 2024.

Pada kesempatan itu, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, sempat menyinggung adanya perilaku kader partai yang melanggar konstitusi.

Mengenai hal ini, wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka memberikan respons singkat.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu hanya menyampaikan terima kasih kepada Puan Maharani dan seluruh pimpinan PDIP.

“Siap terima kasih atas masukannya. Terima kasih untuk Mbak Puan dan seluruh pimpinan partai,” ujar Gibran, dilansir TribunSolo.com, Jumat (31/5/2024).

Gibran kemudian membeberkan alasannya tak menghadiri Rakernas V PDIP lalu.

Ia mengaku tak mendapatkan undangan dari partai berlambang banteng moncong putih itu.

“Ya, kan karena tidak ada undangan,” tutur suami Selvi Ananda tersebut.

Sebelumnya, Gibran mengatakan akan menghadiri Rakernas PDIP apabila memperoleh undangan.

“Coba nanti saya lihat, ya. Undangannya sudah sampai apa belum, insyaallah datang kalau ada undangannya," katanya, Senin (20/5/2024).

Selain Gibran, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga tak menghadiri Rakernas V PDIP.

Baca juga: Rakernas PDIP Belum Putuskan Beroposisi, Ketua DPP PAN Singgung Kedekatan Prabowo dan Megawati

Saat itu, Plt. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, M. Yusuf Permana, menyebut Jokowi berada di Yogyakarta.

"Kegiatan Internal di Istana Jogja," kata Yusuf, Jumat (24/5/2024).

Sementara itu, Gibran mengaku tak membahas hal ini ketika bertemu dengan ayahnya.

“Enggak, enggak bahas itu,” ujar Gibran.

Tangis Puan

Puan Maharani menangis saat membacakan rekomendasi dalam acara penutupan Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu (26/5/2024).

Momen tersebut terjadi ketika Puan membacakan poin ketujuh.

Puan mengatakan, PDIP mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024.

"Dan PDIP dipercaya rakyat memenangkan pemilu legislatif tiga kali berturut-turut, kepercayaan rakyat harus diwujudkan untuk memperbaiki Tiga Pilar Partai (Struktural, Legislatif, dan Eksekutif)," kata Puan, Minggu.

Puan bergetar saat membacakan poin tersebut. Ia tampak mengusap air matanya.

Ribuan kader yang hadir dalam Rakernas V PDIP lantas bersorak memberikan dukungan kepada Ketua DPR RI tersebut.

Puan menegaskan PDIP menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas perilaku kadernya pada Pemilu 2024.

Yakni terkait adanya kader partai yang tak menjunjung tinggi etika politik serta melakukan pelanggaran konstitusi dan demokrasi.

"Sehubungan dengan adanya perilaku kader partai yang tidak menjunjung tinggi etika politik, tidak berdisiplin, dan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ideologi partai, serta melakukan pelanggaran konstitusi dan demokrasi, Rakernas V partai menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Selanjutnya, jelas Puan, Rakernas V PDIP merekomendasikan supaya sistem rekrutmen, pelatihan, kaderisasi, dan penugasan partai disempurnakan.

Tujuannya agar apa yang terjadi dengan penyimpangan perilaku kader pada Pemilu 2024 tidak terulang kembali.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul: Terima Kasih untuk Mbak Puan, Respons Gibran soal Puan Minta Maaf Ada Kader Langgar Konstitusi.

(Tribunnews.com/Deni)(TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved