Jokowi Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Penanganan Perubahan Iklim dalam Pembukaan IISF 2024
Jokowi beri pidato sambutan dalam pembukaan IISF 2024 dengan menekankan akan pentingnya kolaborasi untuk menangani dampak dari perububahan iklim.
Penulis:
tribunsolo
Editor:
Garudea Prabawati
"Permasalahan perubahan iklim ini tidak akan pernah bisa terselesaikan selama dunia menggunakan pendekatan ekonomi, selama dunia hanya menghitung keuntungannya sendiri, dan selama dunia hanya mementingkan egosentrisnya sendiri-sendiri," ujarnya.
"Selama negara maju tidak berani berinvestasi, selama riset dan teknologi tidak dibuka secara luas, dan selama pendanaan tidak diberikan dalam skema yang meringankan negara berkembang," tambah dia.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Nicke Widyawati terdapat strategi yang dilakukan Pertamina untuk dalam membantu dekarbonisasi.
"Pertamina terus berkomitmen mendukung target pemerintah Indonesia dalam NZE pada tahun 2060, atau lebih cepat," kata Nicke.
Adapun dalam hal ini, ia menjelaskan Pertamina terus berupaya dalam mengembangkan energi yang ramah lingkungan untuk mendukung transisi energi.
"Pertamina telah mengembangkan biofuel penerapan teknologi carbon capture, utilization, and storage (CCUS), hingga solusi berbasis NBS (Nature-Based Solutions) yang yang terbukti bisa menurunkan emisi," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hal ini dilakukan juga untuk membantu pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
"Energi transisi Pertamina bisa mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menguatkan peningkatan kemampuan Indonesia dalam menghadapi energi trilemma," pungkas dia.
(mg/Tiara Eka Maharani)
Penulis adalah peserta magang Universitas Sebelas Maret (UNS)
Sumber: TribunSolo.com
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya
A member of

Follow our mission at www.esgpositiveimpactconsortium.asia
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.