Senin, 8 Juni 2026

Jenderal TNI Purn. H. Gatot Nurmantyo, S.I.P.

Jenderal Gator Nurmantyo putra dari Suwantyo, pensiunan Letnan Kolonel Infanteri di Kodam XIII/Merdeka Sulawesi Utara yang pernah jadi Tentara Pelajar

Tayang:
Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Tiara Shelavie
Kolase Tribunnews/Wikipedia
Jenderal TNI Purn. H. Gatot Nurmantyo, S.I.P. 

- Danrindam Jaya

- Danrem 061/Suryakencana (2006-2007)

- Kasdiv 2 Kostrad (2007-2008)

- Dirlat Kodiklatad (2008-2009)

- Gubernur Akmil (2009-2010)

- Pangdam V/Brawijaya (2010-2011)

- Komandan Kodiklat TNI AD (2011-2013)

- Pangkostrad (2013-2014)

- KSAD (2014-2015)

- Panglima TNI (2015-2017)

Kontroversi 

Gatot Nurmantyo resmi diberhentikan secara hormat dari jabatannya sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia pada Jumat (8/12/2017). Pemberhentian ini ditandai dengan dilantiknya Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo.

Pergantian jabatan Gatot pun menuai kontroversi.

Lewat kanal YouTube "Hersubeno Point", Gatot menyatakan bahwa pergantian jabatannya sebagai Panglima TNI berkaitan dengan instruksinya untuk memutarkan film G30S/PKI.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, boleh-boleh saja Gatot Nurmantyo berpendapat bahwa pencopotannya dari Panglima TNI karena pemutaran film G30S/PKI. Namun, ia mengingatkan bahwa itu merupakan pendapat subyektif Gatot.

Namun, Moeldoko menegaskan, perasaan Gatot itu belum tentu sesuai dengan yang dipikirkan oleh pimpinannya, yakni Presiden Joko Widodo.

Kemudian, pada 18 Agustus 2020, Gatot bersama sejumlah tokoh di Indonesia mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2020).

KAMI disebut sebagai gerakan moral seluruh rakyat Indonesia untuk menegakkan kebenaran dan keadilan sosial.

(TRIBUNNEWS.COM/Ika Wahyuningsih)

Baca berita terkait di sini

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved