Minggu, 31 Agustus 2025

Gus Miftah dan Kontroversinya

VIRAL Lagi! Gus Miftah Ejek Pria Pembawa Kopi, Usai Salaman Minta Dicarikan Pasir 

Setelah penjual es teh, Sinden Yati Pesek, kini muncul video Gus Miftah ejek pembawa kopi yang minta salaman dengannya. 

Instagram/Twitter (X) @Mazzini/ist
Setelah penjual es teh, Sinden Yati Pesek, kini muncul video Gus Miftah ejek pembawa kopi yang minta salaman dengannya.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belum selesai disorot gegara hina penjual es teh hingga sinden senior Yati Pesek.

Kini Utusan Khusus Presiden, Gus Miftah kembali disorot gegara mengejek pria pembawa kopi

Potongan videonya dibagikan oleh akun X @mazzini_gsp, yang diambil dari YouTube Mas Fadhil Channel.

Diketahui ketika itu, Gus Miftah tengah menghadiri pengajian yang dilaksanakan di Lapangan Soepardji, Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada 20 November 2024.

Dalam video tersebut, terlihat Gus Miftah berada di tempat yang sama dengan pakaian yang sama seperti saat ia menghina penjual es teh.

Kemudian ada seorang pria datang ke hadapan Gus Miftah untuk mengantarkan kopi.

Setelah memberikan kopi pria tersebut salim kepada Gus Miftah.

Namun seketika itu, Gus Miftah justru menyamakan pria pembawa kopi dengan najis setelah menyalim tangannya.

"Makasih ya, Kang. Halah salaman barang. Aku golekke pasir nggo adus ping 7 bar disalami cah ra jelas iku mau. (Pakai salaman segala. Carikan aku pasir dong, buat mandi 7 kali karena habis diajak salaman anak nggak jelas itu)," kata Gus Miftah.

Baca juga: Sinden Senior Yati Pesek Pernah Jadi Korban Mulut Kasar Gus Miftah, Netizen Makin Geram 

Tokoh agama yang berada di samping Gus Miftah tertawa mendengar ucapan yang dilontarkan staf khusus presiden itu.

Lagi dan lagi perilaku Gus Miftah tersebut menuai kecaman dari warganet.

 

Admin Gerindra Kecam Gus Miftah

Admin Gerindra kecam perlakuan Gus Miftah yang dinilai hina pedangang es teh keliling.

Akibat dari perlakuan yang dilakukan gus Miftah pada pedagang es teh keliling membuat Admin Gerindra turut buka suara.

Seperti diketahui jika Admin Gerindra dibentuk sebagai wadah aduan bagi masyarakat jalur sosial media.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan