Minggu, 31 Mei 2026

WNI Ditembak Polisi Malaysia

Update Kondisi WNI Korban Penembakan Aparat Malaysia, Keluar dari Masa Kritis

Sementara itu WNI yang menjadi korban tewas dalam insiden penembakan di Malaysia, sudah dikembalikan ke kampung halaman untuk dimakamkan.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Willem Jonata
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
PENEMBAKAN 5 WNI - Perwakilan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh melempari Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia dengan telur ayam pada Kamis (30/1/2025). / Fransiskus Adhiyuda 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismai

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan Warga Negara Indonesia (WNI) korban penembakkan aparat Malaysia di Perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia, pada Jumat (24/1/2025), telah dikembalikan ke Indonesia.

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam pemulangan WNI itu.

Menurut dia, jenazah korban meninggal sudah dipulangkan ke kampung halaman korban.

Baca juga: WNI Tewas Ditembak di Malaysia: Respons Prabowo, Kemlu, DPR RI, hingga Komnas HAM

“Korban meninggal sudah dibawa kembali ke kampung halamannya. Sudah dimakamkan. Kalau tidak salah 3 hari atau 4 hari lalu,” ujarnya usai menghadiri peresmian Kuil Murugan di Jalan Bedugul Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu (2/2/2025).

Selain satu korban meninggal, ada dua korban kritis akibat penembakan tersebut. Sementara dua lainnya dalam kondisi sehat.

“Tadinya ada 2 kritis yang pertama sudah keluar dari masa kritisnya, kemudian yang satu lagi sedang dalam pemulihan,” tuturnya.

Pemerintah Indonesia kata Sugiono menyerahkan sepenuhnya kepada Otoritas Malaysia untuk menyelidiki kasus penembakan tersebut.

Ia menegaskan pemerintah Indonesia tidak ikut melakukan penyelidikan peristiwa itu.

“Itu hasil penyelidikan kami serahkan nanti ke mereka ya, kami gak ikut menyelidiki,” pungkasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved