Sabtu, 9 Mei 2026

WNI Ditembak Polisi Malaysia

Update Kasus Penembakan WNI di Malaysia, 2 Orang Masih Dirawat di RS

Menlu RI, Sugiono membeberkan update kasus penembakan terhadap lima pekerja migran Indonesia (PMI) yang dilakukan oleh aparat Malaysia.

Tayang:
Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda
JENAZAH BASRI TIBA - Basri, warga Riau menjadi korban tewas yang ditembak aparat Malaysia di Perairan Tanjung Rhu, Selangor, beberapa waktu tiba di terminal kargo Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 15.45 WIB. Berikut informasi terkini mengenai kasus penembakan WNI di Malaysia. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri RI, Sugiono memberikan penjesalan terbaru mengenai kasus penembakan terhadap lima pekerja migran Indonesia (PMI) yang dilakukan oleh aparat Malaysia.

Sugiono mengungkapkan Kemlu RI telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Malaysia.

Ia mengatakan korban meninggal sudah dibawa ke kampung halamannya.

"Kemudian dari empat korban lainnya, dua masih di rumah sakit masih dalam perawatan, yang dua sudah sehat," ungkap Sugiono kepada awak media, Minggu (2/2/2025).

"Tadinya ada dua kritis, yang pertama sudah keluar dari masa kritisnya, yang satu sedang dalam pemulihan," imbuhnya.

Korban luka masih menjalani perawatan di RS Malaysia.

Terkait kasus penembakan, Sugiono mengatakan penyelidikan diserahkan kepada pihak Malaysia.

"Semua masih dalam proses pengumpulan keterangan," ungkapnya.

Jenazah Basri Dipulangkan

Diketahui, Basri diketahui menjadi korban meninggal dalam penembakan aparat Malaysia di Perairan Tanjung Rhu, Selangor pada Jumat (24/1/2025), dini hari. 

Jenazah Basri tiba di terminal kargo Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 15.45 WIB.

Baca juga: Komisi XIII DPR Desak Pemerintah Malaysia Usut Tuntas Kasus Penembakan 5 WNI

Jenazah Basri sebelumnya diterbangkan dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia setelah menjalani autopsi.

Terlihat jenazah korban berada di peti warna putih, yang juga dilapisi plastik bening.

Jenazah diserahterimakan dari perwakilan Indonesia, dalam hal ini Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kemenlu kepada Pemerintah Provinsi Riau, lalu kepada keluarga.

Setelah prosesi serah terima, jenazah langsung dimasukkan ke mobil ambulans milik RSUD Arifin Ahmad dan dibawa menuju ke kampung halaman korban di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Terkait tewasnya Basri, pihak keluarga menyerahkan penanganan kasus tersebut sepenuhnya kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved