Puluhan Ribu Buruh Bakal Hadiri HUT Ke-52 KSPSI di Kompleks GBK, Bersyukur Kenaikan Upah 6,5 Persen
Ketua Umum KSPSI, Moh Jumhur Hidayat mengatakan, setelah dalam 10 tahun seluruh buruh yang tergabung dalam KSPSI merasa terpinggirkan.
Hasiolan EP/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) akan menggelar serangkaian acara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 organisasi pekerja itu dengan tema "Sejahterahlah Buruhku, Bangkitlah Industriku, dan Jayalah Negeriku".
Ketua Umum KSPSI, Moh Jumhur Hidayat mengatakan, setelah dalam 10 tahun seluruh buruh yang tergabung dalam KSPSI merasa terpinggirkan, harapan meningkatnya kesejahteraan buruh mulai terasa sejak bergantinya pemerintahan ke Presiden Prabowo Subianto, pada 20 Oktober 2024.
"Kenaikan upah buruh 6,5 persen yang dirasa sangat layak oleh buruh dan diumumkan langsung oleh Presiden adalah yang pertama kali dalam sejarah," kata Jumhur dalam konferensi pers, di Kantor Pusat KSPSI, Taman Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (24/2/2025) sore.
Begitu juga dengan dibukanya kembali dialog sosial untuk menyempurnakan UU Ketenagakerjaan yang baru sehingga telah dimasukkan dalan Prolegnas DPR.
Karena itu, lanjut Jumhur, momentum HUT KSPSI ini bisa juga dimaknai rasa syukur.
"KSPSI memang bertanggung jawab dalam hal perjuangan kesejahteraan kaum buruh. Namun begitu KSPSI juga berkepentingan untuk memajukan industri Indonesia," ujar Jumhur.
Puluhan Ribu Buruh
Terkait acara HUT ke-52, Ketua Umum KSPSI Moh Jumhur Hidayat yang didampingi 14 pimpinan Federasi Serikat Pekerja menyampaika, puncak acara akan dilaksanakan di Stadium Indonesia Arena Kompleks GBK Jakarta, Kamis, 27 Februari ini.
Acara tersebut akan dihadiri oleh puluhan ribu buruh yang datang dari berbagai daerah di tanah air.
DPP KSPSI meminta maaf kepada masyarakat bila pada Kamis, 27 Februari, terjadi sedikit kemacetan di beberapa ruas jalan protokol di Jakarta, karena acara ini akan dihadiri oleh sekitar 28 ribu buruh.
| Antara Kebutuhan Hidup dan Kebijakan Upah: Cerita Buruh di Balik Penolakan UMP Jakarta Tahun 2026 |
|
|---|
| Hari Ini Demo Lanjutan Buruh Soal Upah Minimum, 2.617 Personel Polisi Disiagakan di Monas |
|
|---|
| Buruh di Jakarta Demo Kenaikan UMP 2026, Segini Besaran yang Dituntut Para Buruh |
|
|---|
| Jika Gubernur Tak Merespons, Serikat Buruh akan Bawa Tuntutan Kenaikan UMP Jakarta ke PTUN |
|
|---|
| FSPMI, KSPI dan Partai Buruh Tolak Penetapan UMP: Nilainya Lebih Rendah dari Kebutuhan Hidup Layak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hut-kspsi.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.