Selasa, 12 Mei 2026

Respons Jokowi soal Perseteruan dengan PDIP: Yang Memulai Itu Siapa?

Hubungan Presiden ke-7 RI Jokowi dengan PDIP kembali memanas. Jokowi menegaskan ia bukanlah pihak yang memulai perselisihan.

Tayang:
TribunSolo.com / Ahmad Syarifudin
PDIP vs Jokowi- Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) saat ditemui di kediaman Sumber, Banjarsari, Solo, Selasa (11/2/2025). Jokowi menegaskan ia bukanlah pihak yang memulai perselisihan dengan PDIP. 

TRIBUNNEWS.COM - Hubungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan PDI Perjuangan (PDIP) kembali memanas.

Terkait hal tersebut, Ketua DPP PDIP Puan Maharani meminta seluruh pihak agar perseteruan itu segera diakhiri.

Sementara itu, Jokowi menegaskan bahwa dirinya secara pribadi tak memiliki masalah dengan PDIP.

Namun, ketika disinggung soal pernyataan Puan untuk menyudahi perseteruan dengan PDIP, Jokowi menegaskan ia bukanlah pihak yang memulai perselisihan.

"Yang memulai itu siapa? Kita nggak ada apa-apa," ucap Jokowi di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (20/3/2025) sore.

Saat kembali ditanya apakah dirinya memiliki permasalahan pribadi dengan PDIP, eks Wali Kota Solo ini menegaskan tak ada masalah apa pun.

"Nggak ada masalah," tutur Jokowi.

Sebelumnya, Puan menanggapi hubungan Jokowi dan partainya yang memanas dengan menegaskan bahwa semua pihak harus bersama-sama membangun bangsa.

"Ya kita masih banyak masalah bangsa dan negara harus kita sama-sama cermati bersama," kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025).

Menurutnya, membangun Indonesia tidak bisa bersifat perorangan, tetapi harus gotong royong.

"Jadi semua yang mempunyai kontribusi, yang mempunyai pemikiran baik untuk bangsa ini, ya marilah ayo kita sama-sama bangun bangsa ini dengan pemikiran positif ke depan," ujar Puan.

Baca juga: Tuding Jokowi Kirim Utusan ke PDIP, Pasbata Sebut Deddy Sitorus Semena-mena

Oleh karena itu, Ketua DPR RI ini mengajak seluruh pihak agar tidak membuat pecah belah sesama anak bangsa.

"Jadi sudahi hal-hal yang kemudian hanya membuat kita ini terpecah belah, sudahi hal-hal yang membuat kita ini kemudian hanya berkutat dengan hal-hal yang kemudian membuat kita itu saling berprasangka," ucap Puan.

Apalagi, sambung Puan, saat ini merupakan bulan Ramadan.

"Apalagi ini di bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah, marilah kita berpikir positif dan kemudian ayo kita sama-sama bangun bangsa ini bersama-sama dengan berpikiran positif," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa semua manusia tidak ada yang sempurna.

Oleh sebab itu, Puan mengajak semua pihak untuk bersatu.

"Ya kita semua pastinya manusia yang tidak sempurna, kita semua pasti punya masa lalu, tapi kita ingat bahwa membangun bangsa itu enggak bisa sendirian," tuturnya.

Jokowi Geram

Sebelumnya, Jokowi sempat geram lantaran PDIP menyebut ada utusan yang datang dan meminta agar dirinya tidak dipecat.

Ia lantas menantang PDIP agar buka-bukaan terkait identitas utusan yang dimaksud tersebut.

“Enggak ada (komentar). Ya harusnya disebutkan siapa biar jelas. Enggak ada,” kata Jokowi di kediamannya, Jumat (14/3/2025).

Ia mengaku tidak memiliki kepentingan dengan PDIP sehingga mengirimkan utusan.

“Kepentingannya apa saya mengutus untuk itu? Coba logikanya. Saya udah diam lho ya. Difitnah saya diam. Dijelekkan saya diam. Dimaki-maki saya diam. Tetapi ada batasnya," ucap Jokowi.

Sebelumnya, tudingan itu dilontarkan oleh Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus. 

Menurutnya, ada pihak yang meminta PDIP agar tak memecat Jokowi dari partai pada Desember 2024 lalu.

Selain itu, utusan tersebut meminta Hasto Kristiyanto mundur dari Sekretaris Jenderal PDIP.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Di Solo, Jokowi Jawab Soal Perseteruan dengan PDIP: Yang Memulai Itu Siapa?

(Tribunnews.com/Deni/Fersianus)(TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved