Selasa, 2 Juni 2026

Paus Fransiskus Wafat

Mengenang Perjalanan Paus Fransiskus dari Buenos Aires Argentina ke Vatikan

Perjalanan Paus Fransiskus sebelum wafat Senin (21/4/2025) pagi waktu Roma, dari Buenos Aires Argentina ke Vatikan

Tayang:
Tangkapan layar YouTube NBC News
PAUS FRANSISKUS WAFAT - Paus Fransiskus. Tangkapan layar YouTube NBC News yang diambil pada Selasa (25/2/2025). Perjalanan Paus Fransiskus sebelum wafat Senin (21/4/2025) pagi waktu Roma, dari Buenos Aires Argentina ke Vatikan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Paus Fransiskus Pemimpin gereja Katolik dunia, meninggal dunia pada Senin (21/4/2025) pagi pukul 07.35 waktu Roma dalam usia 88 tahun.

Paus Fransiskus lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina.

Dia merupakan Paus pertama dari benua Amerika Selatan dan juga Paus pertama dari ordo Serikat Yesus (Jesuit). 

Ia dipilih menjadi Paus pada 13 Maret 2013, menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri - suatu peristiwa langka dalam sejarah Gereja Katolik modern.

Wafatnya Paus Fransiskus menandai akhir dari sebuah era yang tidak hanya penting bagi umat Katolik, tetapi juga bagi seluruh dunia.

Dunia menyaksikan bagaimana seorang pemimpin spiritual dapat 'mengguncang' institusi berusia dua milenium dengan cara yang lembut namun tegas.

Wafatnya Sri Paus diumumkan Kardinal Kevin Farrell, Kamerlengo Vatikan, pemegang wewenang administratif Vatikan saat Takhta Suci kosong.

"Pada pukul 07.35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, telah kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya diabdikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya," ungkap Farrell dalam pengumuman resmi yang disiarkan dari Kota Vatikan.

Baca juga: Paus Fransiskus Dibawa ke Basilika Santo Petrus Rabu Pagi, Umat Bisa Beri Penghormatan

Melansir laporan BBC, lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina, Paus Fransiskus berasal dari keluarga imigran Italia.

Ia adalah Paus pertama dari Amerika Latin dan juga Paus pertama dari Serikat Yesus (Yesuit).

Sebuah ordo religius yang selama ini dikenal karena karya misi, pendidikan, dan dedikasi untuk pelayanan sosial.

Ia ditahbiskan sebagai imam Yesuit pada 1969 setelah menempuh studi di Argentina dan Jerman.

Pada usia muda, ia kehilangan salah satu paru-parunya akibat infeksi.

Namun hal ini tidak menghalangi semangatnya dalam pelayanan.

Baca juga: Pemuda Muslim Asal Banten Ini Selalu Dapat Kabar Kondisi Paus Fransiskus Langsung dari Vatikan

Pada 1992 ia diangkat menjadi uskup, dan pada 1998 menjadi Uskup Agung Buenos Aires.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved