Minggu, 31 Agustus 2025

Paus Fransiskus Wafat

Sampaikan Ucapan Duka atas Wafatnya Paus Fransiskus, PSI: Beliau Simbol Kasih dan Perdamaian

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus.

Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
HandOut/IST
PAUS FRANSISKUS MENINGGAL DUNIA - Ketua DPP PSI Danik Eka Rahmaningtiyas 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus.

“Kami sangat berduka. Beliau seorang pemimpin spiritual dunia yang telah menjadi simbol kasih, perdamaian, dan keadilan bagi seluruh umat manusia,” kata Ketua DPP PSI Danik Eka Rahmaningtiyas dalam keterangan tertulis, Rabu (23/4/2025).

Danik menegaskan Paus Fransiskus akan dikenang sebagai pemimpin yang membawa pesan universal tentang kemanusiaan serta cinta kasih lintas batas agama, suku, dan bangsa.

“Paus Fransiskus adalah sosok yang penuh welas asih, yang sepanjang hidupnya memperjuangkan dialog antaragama, kepedulian terhadap kaum miskin, dan perlindungan atas bumi sebagai rumah bersama,” lanjut mantan Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tersebut.

Terakhir, Danik menyebut bahwa para kader PSI mendoakan Paus diterima di sisi Tuhan dan warisan kasih yang ditinggalkan akan terus menginspirasi dunia.

Seperti diketahui, Paus Fransiskus wafat pada usia 88 tahun pada Senin (21/4/2025) pagi waktu setempat.

Kabar duka ini diumumkan oleh Kardinal Kevin Farrell, Camerlengo Gereja Romawi Suci.

“Pukul 7.35 pagi ini, Uskup Roma, Paus Fransiskus, kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya,” kata Kardinal Kevin Ferrell dalam sebuah pernyataan.

Saat ini jenazah Paus Fransiskus tengah disemayamkan di kapel kediaman Santa Marta, tempat ia tinggal selama 12 tahun masa kepausannya.

Mengutip Anadolu, ada beberapa pemimpin dunia yang dikonfirmasi bakal menghadiri pemakaman Paus Fransiskus.

Di antara mereka yang akan hadir adalah Presiden AS Donald Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen, Presiden dan Kanselir Jerman, Frank Walter Steinmeier dan Olaf Scholz.

Lalu ada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Presiden Argentina Javier Gerardo Milei, dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.

Sebelum prosesi pemakaman dimulai, jenazah Paus Fransiskus akan dibawa ke Basilika Santo Petrus pada Rabu (23/4/2025 pukul 09.00 waktu setempat.

Di Basilika Santo Petrus, peti Paus Fransiskus akan tetap terbuka hingga hari Jumat untuk memungkinkan para pelayat memberikan penghormatan terakhir.

Tepat sebelum prosesi, doa sejenak akan dipimpin oleh sang camerlengo, Kardinal Kevin Farrell, yang memimpin Vatikan setelah meninggalnya Paus.

Halaman
123
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan