Sabtu, 23 Mei 2026

Sejarah Hari Buku Nasional, Diperingati Setiap 17 Mei

Simak sejarah peringatan Hari Buku Nasional yang diperingati setiap 17 Mei.

Tayang:
Penulis: Nurkhasanah
Editor: Nuryanti
Freepik
HARI BUKU NASIONAL - Ilustrasi buku diambil dari Freepik pada Jumat (16/5/2025). Simak sejarah peringatan Hari Buku Nasional yang diperingati setiap 17 Mei. 

TRIBUNNEWS.COM - Hari Buku Nasional diperingati setiap 17 Mei

Mengutip laman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkal Pinang, peringatan Hari Buku Nasional bertujuan untuk membumikan literasi di tengah masyarakat Indonesia.

Buku merupakan sumber ilmu pengetahuan dan jendela dunia. 

Karenanya, rasa minat membaca buku harus ditumbuhkan di setiap kalangan masyarakat.

Sejarah Hari Buku Nasional

Masih dikutip dari sumber yang sama, peringatan Hari Buku Nasional pertama kali dicetuskan oleh Abdul Malik Fadjar, Menteri Pendidikan Nasional dalam Kabinet Gotong Royong pada masa Presiden Megawati Soekarnoputri.

Penetapan peringatan Hari Buku Nasional pada tanggal 17 Mei didasarkan pada hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, yakni 17 Mei 1980.

Peringatan Hari Buku Nasional (Harbuknas) pertama kali dirayakan pada tahun 2002. 

Peringatan Harbuknas dilatarbelakangi oleh rendahnya angka melek huruf dan penjualan buku di Indonesia pada saat itu. 

Menurut data UNESCO tahun 2002, angka melek huruf orang Indonesia dewasa atau penduduk berusia 15 tahun ke atas hanya 87,9 persen.

Angka ini lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia (88,7 persen), Vietnam (90,3 persen) dan Thailand (92,6 persen). 

Selain itu, Indonesia hanya mampu mencetak rata-rata 18.000 buku per tahun, jauh di bawah Jepang (40.000 judul) dan China (140.000 judul).

Baca juga: 40 Poster Hari Buku Nasional 2025, Bisa Diedit sesuai Gayamu dan Download Gratis

Di sisi lain, Abdul Malik Fadjar berpendapat bahwa membaca buku merupakan salah satu cara untuk memperluas pengetahuan seseorang dan tetap up to date dengan perkembangan dunia modern.

Ia pun mengajak masyarakat Indonesia untuk giat membaca buku dan mengembangkan literasi sebagai modal dasar pembangunan negara.

Dengan adanya peringatan Harbuknas, Abdul Malik Fadjar berharap dapat memberikan dorongan untuk merevitalisasi industri buku nasional yang saat itu tertinggal.

Cara Merayakan Hari Buku Nasional

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk merayakan peringatan Hari Buku Nasional

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved