Rabu, 13 Mei 2026

Ijazah Jokowi

Respons Jokowi soal Skripsinya Dituduh Palsu: Laporkan Saja, Saya Layani

Respons Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) soal skripsinya saat berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) dipermasalahkan,

Tayang:
TribunSolo.com/Ahmad Syarifuddin
SKRIPSI JOKOWI - Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat ditemui di kediamannya di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kota Solo, Senin (5/5/2025). Respons Jokowi soal skripsinya saat berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) dipermasalahkan, 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) masih diterpa isu mengenai dugaan ijazah palsu.

Meski Mabes Polri sudah menyatakan bahwa ijazah Jokowi identik dan valid, polemik terus belanjut.

Bahkan, kini ahli digital forensik Rismon Sianipar dikabarkan akan melaporkan skripsi Jokowi saat berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Menanggapi hal tersebut, Jokowi kembali merespons dengan tenang dan santai.

“Ya dilaporkan saja,” ujarnya dengan santai, dilansir Tribun Solo, Jumat (6/6/2025).

Bukan hanya itu, Jokowi juga menyinggung pihak-pihak yang meragukan keaslian dokumennya.

“Setelah ijazah, skripsi, setelah itu Kartu Keluarga dilaporkan, setelah itu KTP dilaporkan, setelah itu SIM-nya dilaporkan, terus nanti sertifikat tanah dilaporkan. Tak layani dengan baik,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkapkan hanya skripsi milik Jokowi yang didigitalkan dalam sistem Perpustakaan Terpadu Digital (PTD) di UGM.

Skripsi berjudul 'Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis Pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta' itu dibuat Jokowi sebagai syarat lulus sarjana Fakultas Kehutanan UGM pada 1985.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro menuturkan penyidik menemukan fakta skripsi digital baru mencakup karya-karya yang dibuat tahun 1990.

"Bahwa skripsi milik Bapak Jokowi dialihkan dalam bentuk digital pada tahun 2016 dan diunggah pada tahun 2019, melalui aplikasi elektronik PTD UGM,” katanya saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2025).

Baca juga: Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kulitnya: Tidak Ada Masalah, Alergi Biasa Saja 

Menurutnya, aplikasi digital perpustakaan UGM tersebut mulai aktif digunakan sejak 2010. 

Djuhandhani menyebut pihak perpustakaan melakukan pengecualian terhadap Jokowi.

"Sebagai wujud kebanggaan admin dari Fakultas Kehutanan karena ada yang menjadi tokoh nasional, menjadi presiden, oleh admin diupload dan itu hanya satu-satunya yang di-upload."

"Sementara dari yang lainnya baru sampai lulusan tahun 1990," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved