Senin, 13 April 2026

Sosok Imam Subakir, Pembaca Doa yang Tertimpa Bendera Merah Putih, Langsung Disalami Prabowo

Kepala KUA Kecamatan Sanggau Ledo, Imam Subakir, tertimpa bendera saat memimpin doa di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Tangkapan laya YouTube Kompas TV
TERTIMPA TIANG BENDERA - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sanggau Ledo, Bengkayang, Kalimantan Barat, Imam Subakir, tertimpa bendera saat memimpin pembacaan doa dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Pelepasan Ekspor Jagung di Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Kamis (5/6/2025). Setelah kejadian itu, Presiden Prabowo Subianto langsung berdiri dan menyalami Imam Subakir. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto dikejutkan dengan momen tak terduga saat pembacaan doa di acara panen jagung raya serentak kuartal II dan pelepasa ekspor jagung di Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6/2025).

Pasalnya, seorang yang memimpin pembacaan doa dalam acara tersebut tiba-tiba tertimpa oleh tiang bendera merah putih saat sedang membacakan doa.

Pembaca doa yang tertimpa tiang bendera tersebut yakni Imam Subakir.

Dari penelusuran Tribunnews, sosok Imam Subakir memiliki jabatan penting di Kantor Urusan Agama (KUA) wilayah Kalbar.

Imam Subakir adalah Kepala KUA Kecamatan Sanggau Ledo, Bengkayang.

Ia ditunjuk menjadi pembaca doa dalam acara yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Awalnya, proses pembacaan doa yang dipimpin oleh Imam Subakir berjalan dengan lancar.

Akan tetapi, angin yang bertiup kencang datang dengan tiba-tiba.

Baca juga: Pembaca Doa Acara Panen Raya Jagung Prabowo Tertimpa Pataka, Paspampres Langsung Gercep

Hal itu membuat tiang bendara yang berkibar tepat di belakang Imam Subakir bergoyang.

Sampai akhirnya tiang bendera tersebut menimpa kepala Imam.

Peristiwa tersebut membuat para tamu yang hadir, mulai dari Prabowo hingga Kapolri terkejut.

Prabowo yang awalnya khusyuk berdoa dengan menundukan kepala langsung melihat ke arah depan.

Sejumlah paspampres dan aparat keamanah dengan sigap segera mengangkat tiang bendera yang menimpa kepala Imam Subakit.

Setelah itu, pembacaan doa kembali dilanjutkan dengan khitmad.

Pascaselesai membaca doa, Imam Subakir turun dari podium.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved