Idul Adha 2025
Tips Mengolah Daging Kurban, Ini Kesalahan Umum yang Sering Terjadi
Simak tips mengolah daging kurban agar lezat dan empuk, ketahui pula kesalahan umum pengolahan daging yang biasa terjadi.
TRIBUNNEWS.COM - Memasak daging kurban menjadi salah satu momen spesial yang paling ditunggu oleh umat Islam saat Hari Raya Idul Adha.
Selain sebagai bentuk rasa syukur, mengolah dan menikmati daging kurban juga merupakan bagian dari kebersamaan keluarga dan masyarakat.
Namun, masih banyak orang bingung cara mengolah daging kurban agar lezat saat disantap.
Berikut ini sejumlah tips mengolah daging kurban dan kesalahan umum yang sering terjadi, dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS):
1. Pentingnya Mengetahui Cara Masak Daging Kurban
Sebelum mengolah daging kurban, pastikan Anda mengetahui cara memasaknya agar olahan daging menjadi enak dan menggugah selera.
Pahami pula teknik memasak yang benar agar olahan daging tidak alot atau bau tidak sedap.
Selain itu, pastikan kondisi daging masih segar dan belum melalui proses pendinginan lama.
Hal ini karena akan mempengaruhi tekstur serta cita rasa saat dimasak.
Memasak daging kurban juga membutuhkan pemilihan bumbu yang tepat.
Bumbu seperti jahe, lengkuas, dan daun jeruk sangat membantu menghilangkan bau prengus khas daging kambing atau sapi.
Gunakan pula teknik masak daging kurban seperti merebus terlebih dahulu atau menggunakan panci presto untuk membuat daging menjadi empuk.
Baca juga: 10 Buah Penurun Kolesterol, Cocok Bagi yang Kalap Makan Daging Kurban Idul Adha
2. Tips Masak Daging Kurban Agar Tidak Alot
Agar hasil masak daging kurban tidak alot, sebaiknya daging tidak langsung dimasak setelah disembelih.
Diamkan dulu selama minimal 4-6 jam agar daging melalui proses rigor mortis.
Gunakan metode pemasakan lambat (slow cooking) atau rebus terlebih dahulu untuk membuat daging kurban menjadi empuk.
Cara ini sangat efektif pada bagian daging yang berserat kasar.
Anda juga menambahkan nanas atau daun pepaya saat merebus daging.
Enzim dalam dua bahan alami tersebut dapat membantu melunakkan tekstur daging dan meningkatkan hasil masak daging kurban.
Perhatikan pula cara memotong daging hewan kurban, potong daging berlawanan arah serat dapat membantu membuat hasil masakan lebih lembut saat dikunyah.
Terakhir, jangan memasak daging terlalu lama di suhu tinggi.
Daging yang terlalu lama dimasak justru bisa mengeras dan membuat hasil masak daging kurban tidak sesuai harapan.
3. Kesalahan Umum saat Masak Daging Kurban
Kesalahan umum yang sering terjadi saat masak daging kurban adalah memasaknya langsung tanpa proses pelunakan.
Hal ini membuat tekstur daging menjadi alot dan kurang sedap.
Penggunaan bumbu yang tidak sesuai juga bisa membuat hasil masak daging kurban kurang maksimal.
Misalnya, terlalu banyak bawang putih tanpa jahe akan menimbulkan aroma menyengat.
Memasak dengan api besar dari awal juga merupakan kesalahan saat masak daging kurban.
Daging justru akan keras karena lapisan luar matang lebih cepat dari bagian dalam.
Sering pula orang lupa membuang darah atau sisa kotoran saat mencuci daging.
Padahal, hal itu penting untuk memastikan hasil masak daging kurban tidak berbau dan higienis.
Terakhir, menyimpan daging terlalu lama di suhu ruang sebelum dimasak bisa membuat daging terkontaminasi.
Pastikan daging kurban dimasak dalam kondisi higienis dan aman.
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-Daging-Kurban1.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.