Mutasi dan Promosi di Polri
Harta Kekayaan Kapolda Metro Jaya dan Wakapolda Bak Langit dan Bumi, Penasaran?
Mengulas harta kekayaan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri Vs Wakapolda Brigjen Polisi Dekananto Eko Purwono yang bak langit dan bumi.
- Kasubdit Kehidupan Bernegara Ditsosbud Baintelkam Polri tahun 2018
- Direktur Intelijen Keamanan Polda Jawa Timur tahun 2022-2024
- Direktur Intelijen Keamanan Polda Metro Jaya 2024-2025
- Direktur Politik Baintelkam Polri sejak Mei 2025
- Wakapolda Metro Jaya per 5 Agustus 2025.
Profil Irjen Pol Asep Edi Suheri, Kapolda Metro Jaya yang Baru
Irjen Pol Asep Edi Suheri kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Karyoto.
Sementara Irjen Karyoto mendapat promosi jabatan jenderal bintang tiga sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap tujuh Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda.
Jabatan tujuh Kapolda yang dimutasi di antaranya Kapolda Metro Jaya, Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Kapolda Gorontalo, Kapolda Maluku, Kapolda Banten, dan Kapolda Aceh.
Siapa Asep Edi Suheri? Asep Edi Suheri sebelumnya adalah Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri.
Asep, lulusan Akpol 1994 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Asep Edi merupakan putra dari perwira TNI Angkatan Darat yakni Letkol. Inf (Purn.) A. Sukmana.
Asep pernah menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri.
Direktorat Tindak Pidana Siber adalah satuan kerja di bawah Bareskrim Polri dan bertugas untuk menegakkan hukum terhadap kejahatan siber. Secara umum, Dittipidsiber menangani dua kelompok kejahatan, yaitu computer crime dan computer-related crime.
Baca juga: Profil Brigjen Marzuki Ali Basyah Jabat Kapolda Aceh: Pernah Jadi Kepala BNN Gorontalo dan Aceh
Selain itu, Asep Edi Suheri juga pernah menjadi Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) Bareskrim Polri.
Di bawah kepemimpinan Asep, Satgas tersebut berhasil mengamankan narkoba seberat 2,3 ton sabu dan 1,4 ton ganja.
Tak hanya itu, Asep juga pernah dipercaya untuk menjadi Kepala Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Kehidupan pribadi dan pendidikan
Irjen Asep Edi Suheri lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 November 1972.
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Adapun Asep pernah mengenyam pendidikan di SMP Negeri 4 Kota Cirebon.
Perjalanan karier
Jabatan strategis pertama yang diemban Asep yakni sebagai Kasubbagbungkol Spripim Polri.
Pada 2011, ia kemudian dimutasi menjadi Kapolres Cirebon Kota.
Setelah itu, ia dipercaya mengisi kursi jabatan sebagai Kapolres Sukabumi pada 2012.
Jenderal asal Tasikmalaya ini juga pernah menduduki posisi jabatan sebagai Wakapolresta Bekasi Kota pada 2015.
Pada 2016, Asep Edi lalu mendapat amanah untuk menjabat sebagai Kapolresta Tangerang.
Tak berselang lama, ia dimutasi menjadi Kabaglotas Set NCB Interpol Divhubinter Polri pada 2017.
Semasa dinasnya, Rusdi juga sempat menjabat sebagai Wadirtipidter Bareskrim Polri pada 2020.
Pada tahun yang sama, alumni Akpol 1994 ini kemudian didapuk sebagai Karokorwas PPNS Bareskrim Polri.
Di tahun 2021, Asep mendapat posisi strategis di Bareskrim Polri, yakni sebagai Dirtipidsiber Bareskrim Polri.
Ketika menjabat posisi tersebut, ia kerap menginformasikan kasus-kasus yang menjadi perhatian publik tanah air.
Barulah pada tahun 2022 Irjen Asep Edi Suheri diangkat sebagai Wakabreskrim Polri.
Daftar Jabatan Irjen Asep Edi Suheri:
Kasubbagbungkol Spripim Polri
Kapolres Cirebon Kota Polda Jabar[3] (2011)
Kapolres Sukabumi Polda Jabar (2012)
Wakapolresta Bekasi Kota Polda Metro Jaya (2015)
Kapolresta Tangerang Polda Banten (2016)
Kabaglotas Set NCB Interpol Divhubinter Polri (2017)
Wadirtipidter Bareskrim Polri (2020)
Karokorwas PPNS Bareskrim Polri[4] (2020)
Dirtipidsiber Bareskrim Polri[5] (2021)
Wakabareskrim Polri (2022)
Kapolda Metro Jaya (2025)
(tribun network/thf/Tribunnews.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/harta-kekayaaan-kapolda-dan-wakaplda-metro.jpg)