Jumat, 5 Juni 2026

Ketua DPD RI: Sekolah Rakyat Implementasi Asta Cita, Harus Jadi Tulang Punggung SDM Indonesia

Sekolah Rakyat merupakan pendidikan gratis untuk anak dari keluarga miskin yang digagas Presiden Prabowo.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
Istimewa
SEKOLAH RAKYAT - Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menyebut Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat, yang digagas sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. 

Program ini dianggap sebagai langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini kurang tersentuh akses pendidikan formal.

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menyebut bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan secara sosial dan ekonomi.

Ia menegaskan bahwa inisiatif ini sangat selaras dengan poin keempat Asta Cita, yakni membangun SDM unggul melalui penguatan sektor pendidikan, sains, dan teknologi.

“Sekolah Rakyat adalah bentuk nyata keberpihakan negara terhadap masyarakat marginal. Kami di DPD RI mendukung penuh langkah progresif ini sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi SDM nasional,” ujar Sultan dalam keterangannya, Jumat (8/8/2025).

Sekolah Rakyat merupakan pendidikan gratis untuk anak dari keluarga miskin yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan mulai diluncurkan pada tahun ajaran 2025–2026.

Tujuannya memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Indonesia.

Sekolah Rakyat Percontohan

Sultan secara khusus menyoroti pelaksanaan program ini di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, yang menjadi salah satu wilayah percontohan nasional. 

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat di daerah-daerah seperti Kaur menjadi penegasan bahwa pemerataan pendidikan adalah prioritas strategis menuju Indonesia Emas 2045.

Formasi ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendorong pemerataan pendidikan dan penguatan SDM sebagai bagian dari agenda besar menuju Indonesia Emas 2045.

Lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Kaur, lanjut Sultan, sudah lulus tahap verifikasi untuk Sekolah Permanen, yakni di Desa Cucupan Kecamatan Muara dan SMAN 11 (renovasi).

Semua persyaratan sudah dipenuhi dan tinggal menunggu DED (Detail Engginering Desain) oleh Kementerian PU.

Khusus SMAN 11 di Desa Padang Petron, Kab. Kaur, progres pembangunan fisik sedang berjalan dan dijadwalkan mulai beroperasi pada pertengahan Agustus 2025. Sekolah ini akan menampung 100 siswa (40 Siswa SMA dan 60 Siswa SMP). 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved