Minggu, 26 April 2026

Syafii Efendi Serukan Penguatan Ekonomi Pemuda OKI dan Kecam Genosida di Palestina

Syafii Efendi menyerukan penguatan ekonomi dan kemandirian pemuda di negara Islam sebagai langkah strategis menghadapi dominasi kekuatan global

Editor: Dodi Esvandi
HANDOUT
Presiden Pemuda OKI Indonesia, Syafii Efendi, saat mengunjungi kantor pusat Pemuda OKI Dunia di WTC Building Istanbul, Turki. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Presiden Pemuda OKI Indonesia, Syafii Efendi, menyerukan penguatan ekonomi dan kemandirian pemuda di negara-negara Islam sebagai langkah strategis menghadapi dominasi kekuatan global. 

Hal itu disampaikannya dalam forum internasional Young Economic and Security Forum yang digelar di Istanbul, Turkiye, pada 19 Agustus 2025.

Dalam kunjungannya ke kantor pusat Pemuda OKI Dunia di WTC Building Istanbul, Turki, Syafii menegaskan bahwa negara dengan ekonomi lemah sangat rentan terhadap intervensi asing, terutama dari kekuatan Barat. 

Ia mendorong generasi muda Islam untuk bangkit sebagai entrepreneur sukses dan pemimpin yang mandiri.

“Sudah saatnya anak muda di negara-negara OKI membangun kekuatan ekonomi sendiri. Kemandirian adalah kunci agar kita tidak terus bergantung dan mudah diintervensi,” ujarnya.

Selain membahas isu ekonomi, Syafii juga menyampaikan dukungan tegas terhadap kemerdekaan Palestina

Ia menilai perjuangan rakyat Palestina sejalan dengan nilai-nilai konstitusi Indonesia.

Baca juga: Ribuan Warga Palestina Angkat Kaki dari Gaza, Cari Perlindungan Jelang Serangan Darat Israel

“Bagi kami, Pemuda Islam Indonesia, kemerdekaan Palestina adalah amanat Undang-Undang Dasar dan Pancasila. Semua bentuk penjajahan di muka bumi harus dihapuskan. Karena itu, kami mengecam keras genosida Israel di tanah Palestina dan akan terus berupaya menghentikannya,” tegas Syafii.

Dalam kesempatan yang sama, Syafii menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang dinilainya memiliki kepedulian tinggi terhadap konflik global, termasuk Palestina.

“Presiden kita saat ini memiliki pemahaman geopolitik yang sangat baik. Ini sangat positif bagi stabilitas dan perdamaian dunia,” tambahnya.

Forum internasional tersebut dihadiri oleh delegasi dari 25 negara, dengan fokus pembahasan pada peran pemuda dalam pembangunan ekonomi dan keamanan global.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved