Minggu, 31 Agustus 2025

Demo di Jakarta

Arti ACAB, 1312, Who Do You Call When The Police Murder? Viral usai Insiden Ojol Dilindas Rantis

ACAB adalah singkatan All Cops Are Bast*rds (semua polisi bajing*n). Simak arti kata yang lain yaitu 1312, Who Do You Call When The Police Murder.

Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie
X.com
ARTI KATA - Tulisan Who Do You Call When The Police Murder? ikut viral setelah insiden kendaraan taktis (rantis) milik Brimob melindas seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan saat aksi unjuk rasa pada Kamis (28/8/2025) malam. Simak arti dari arti ACAB, 1312, dan Who Do You Call When The Police Murder. 

Sementara 1312 bukanlah angka biasa. Sama seperti ACAB, 1312 juga memiliki arti.

Ternyata, 1312 adalah padanan numerik dari ABCA. Padanan ini berdasarkan posisi huruf alfabet sebagai berikut:

  • 1 (A) untuk huruf pertama All
  • 3 (C) untuk huruf kedua Cops 
  • 1 (A) untuk huruf ketiga Are
  • 2 (B) untuk huruf keempat Bastards

Kode 1312 sering digunakan bersama ACAB sebab artinya pun sama yaitu All Cops Are Bastards (All Coppers Are Bastards) atau semua polisi adalah bajingan.

Sama seperti ACAB, 1312 juga sering digunakan dalam bentuk grafiti dan spanduk yang digunakan dalam demonstrasi.

Di Indonesia, baik ACAB maupun 1312 mulai populer digunakan setelah demonstrasi menuntut reformasi pada tahun 1998. 

Sejak saat itu, ACAB dan 1312 kerap digunakan dalam berbagai aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap kekerasan oleh aparat polisi.

Termasuk digaungkan oleh masyarakat di media sosial saat aksi represif dan opresif yang dilakukan polisi terjadi.

Misalnya pasca tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober 2022 lalu di mana polisi anti huru hara menembakkan gas air mata ke beberapa arah di tribun selatan yang tidak terdapat gesekan.

Selain itu, saat polisi memaksa band punk asal Purbalingga, Sukatani meminta maaf atas lagu mereka yang berjudul "Bayar Bayar Bayar".

Arti Who Do You Call When The Police Murder?

Terakhir, ada kalimat Who Do You Call When The Police Murder? yang juga muncul pasca-insiden driver ojol dilindas rantis Brimob.

Dalam bahasa Indonesia, kalimat ini berarti siapa yang akan kamu panggil ketika polisi yang membunuh?

Pertanyaan ini tidak dimaksudkan untuk meminta nomor telepon atau kontak spesifik. 

Sebaliknya, pertanyaan yang yang dalam dan retoris tersebut menyiratkan rasa frustrasi, ketidakberdayaan, dan hilangnya kepercayaan pada sistem.

Diketahui, salah satu peran utama kepolisian adalah melindungi warga dari bahaya dan ancaman.

Saat masyarakat membutuhkan perlindungan, kita akan memanggil polisi. Ketika dalam kesulitan, masyarakat pun akan memanggil polisi. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan