PBNU dan Muhammadiyah Serukan Perdamaian: Jangan Ada Lagi Korban Jiwa
Dua ormas Islam terbesar, PBNU dan Muhammadiyah, mengajak aparat dan masyarakat menjaga kondusivitas serta mengedepankan dialog pasca demonstrasi.
Tayang:
Editor:
Content Writer
TRIBUNNEWS/HERUDIN
SERUAN PERDAMAIAN - Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, menyampaikan seruan damai menyusul tragedi meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol), dalam aksi unjuk rasa di Jakarta.
Muhammadiyah juga menyatakan keyakinan pada Presiden RI Prabowo Subianto.
“Kami percaya pada komitmen Bapak Presiden Prabowo untuk mendengar aspirasi publik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat kelas bawah dengan melakukan perbaikan di berbagai sektor sebagai perwujudan menjalankan amanat konstitusi,” kata PP Muhammadiyah.
Baca juga: Tanggapi Demo di Jakarta, Ini 6 Poin Pernyataan PP Muhammadiyah
Baca Juga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Demonstran-Mahasiswa-Bentrok-dengan-Polisi-di-Semanggi_20250830_090817.jpg)