Kasus Mutilasi di Mojokerto
5 Kasus Mutilasi Sepanjang 2025, Terbaru di Mojokerto Dipicu Masalah Asmara
Setidaknya telah terjadi lima kasus pembunuhan disertai mutilasi di Indonesia sepanjang tahun 2025 ini. Terbaru di Mojokerto.
TRIBUNNEWS.COM - Setidaknya telah terjadi lima kasus pembunuhan disertai mutilasi di Indonesia sepanjang tahun 2025 ini.
Tiga kasus terjadi di Jawa Timur, yaitu Ngawi, Jombang, dan kasus terbaru di Mojokerto.
Selain itu, kasus mutilasi terjadi di Banten dan Sumatra Barat.
Berikut rangkuman 5 kasus mutilasi sepanjang 2025:
1) Mutilasi di Ngawi (Januari 2025)
Kasus mutilasi di Ngawi, Jawa Timur terungkap setelah mayat perempuan bernama Uswatun Khasanah (29) ditemukan dalam koper merah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, pada 23 Januari 2025.
Potongan kepala dan kaki korban ditemukan di dua lokasi terpisah: kepala di Trenggalek, kaki di Ponorogo.
Pelaku berinisial RTH (atau Antok) ditangkap pada 25 Januari 2025.
Antok mengaku sebagai suami siri korban.
Mutilasi terjadi di sebuah hotel di Kediri pada 19 Januari 2025.
Sebelumnya, pelaku menjemput korban di Terminal Gayatri, Tulungagung, dengan iming-iming uang Rp1 juta.
Selama di hotel, keduanya terlibat percekcokan. Antok mencekik leher korban hingga kepala korban terbentur lantai.
Uswatun mengalami luka parah dan meninggal di tempat.
Panik, Antok memutuskan memutilasi korban menggunakan pisau dapur yang dibeli di minimarket dekat hotel.
Baca Juga: 7 Fakta Penemuan Jasad di Dalam Koper di Ngawi, Ada Anggota Tubuh yang Hilang, Korban Janda Anak 2
2) Mutilasi di Jombang (Februari 2025)
Kasus mutilasi yang mengguncang Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berawal dari penemuan jasad tanpa kepala di saluran irigasi di Desa Dukuharum, Rabu, 12 Februari 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Rilis-Pelaku-Mutilasi-Wanita-di-Mojokerto_20250908_163422.jpg)