PERSI Umumkan 5 Peringkat RS Ramah Keselamatan Pasien di Seminar Nasional 2025
Seminar Nasional PERSI XXI menyoroti pentingnya sistem dan kualitas layanan rumah sakit (RS).
TRUBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lebih dari 1.000 peserta hadir dalam pembukaan rangkaian Seminar Nasional PERSI XXI, Seminar Tahunan Patient Safety XIX, dan Hospital Expo XXXVI di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City pada Jumat (26/9/2025).
Mengusung tema “Improving Access, Quality, and Safety through Financial Sustainability,” seminar ini menyoroti pentingnya sistem dan kualitas layanan rumah sakit (RS).
“Tema ini mencerminkan komitmen PERSI dalam membangun tata kelola RS yang baik dan berkelanjutan. Kami juga terus mendorong agar tarif JKN realistis dan mendukung peningkatan mutu,” ujar Ketua Umum PERSI, dr. Bambang Wibowo.
Dalam upaya mendukung transformasi RS di Indonesia, pihaknya memperkenalkan Pusdiklat PERSI yang berfokus pada peningkatan kapasitas SDM seperti: tata kelola RS, green hospital, rekam medis elektronik (e-medical record), hospital disaster plan, hukum bidang rumah sakit.
Baca juga: Hadirkan OJK dan Kemenkeu, Seminar Nasional PERSI 2025 Digelar 25-28 September
Tak hanya itu, PERSI juga memperkenalkan Eksekutif Muda Rumah Sakit Indonesia (EMRI), program pengembangan kepemimpinan muda yang dirancang setara dengan Young Executive Leaders dari International Hospital Federation (IHF).
Untuk kedua kalinya, PERSI juga merilis Peringkat Rumah Sakit Indonesia yang meraih Penghargaan RS Ramah Keselamatan Pasien (RKP) hasil kerja sama PERSI dengan Institut Keselamatan Pasien Rumah Sakit (IKPRS):
- RS Mata “Dr. YAP” Yogyakarta
- RS Universitas Indonesia Depok
- RS Mandaya
- RSUD Cengkareng
- RS Jantung Harapan Kita
Penghargaan ini diberikan dengan menilai performa layanan berdasarkan kriteria kinerja, mutu, dan efektivitas, dengan fokus khusus pada pelayanan kanker, jantung, dan saraf di RS.
Dari sisi pemerintah, akan ada pengembangan RS, dengan target membangun 66 RS baru di daerah 3T dan meningkatkan klasifikasi 32 RS pemerintah.
"Kami mengapresiasi kontribusi PERSI dalam upaya nasional, khususnya dalam aspek keselamatan pasien," tutur Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya.
Termasuk juga persiapan RS terkait Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dan klasifikasi RS baru (dasar hingga paripurna).
Rangkaian seminar ini juga membahas berbagai isu terkini dunia perumahsakitan seperti tantangan bisnis RS, pembiayaan berkelanjutan, etika, dan RS adaptif dengan pembicara dari Kemenkes, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), BPJS Kesehatan, praktisi RS, akademisi, serta asosiasi RS di bawah PERSI.
Tak hanya seminar, PERSI 2025 juga menyelenggarakan PERSI – MAKERSI Award, penghargaan prestisius bagi RS dalam berbagai kategori seperti Kode Etik dan Perilaku hingga Pelayanan Publik dan Humas RS.
Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 28 September ini, diharapkan jadi momentum strategis untuk memperkuat pondasi sistem kesehatan nasional yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
(Tribunnews.com/ Rina Ayu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Seminar-Nasional-1-26092025.jpg)