Senin, 13 April 2026

Pemerintahan Prabowo Gibran

Kata Istana Jelang 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Banyak Prestasi, tapi Harus Ada Perbaikan

Mensesneg Prasetyo Hadi buka suara jelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

|
Tribunnews/Taufik Ismail
RATAS MALAM SENIN - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto rapat terbatas di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu malam, (12/10/2025). Prasetyo Hadi buka suara jelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.  

Ringkasan Berita:
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan pemerintahan Prabowo-Gibran telah mencatat banyak prestasi positif selama hampir satu tahun
  • Prasetyo mengakui adanya sejumlah catatan perbaikan yang perlu menjadi fokus pemerintah
  • Sebelumnya, Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas rutin setiap akhir pekan untuk memperbarui progres program pemerintah

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara jelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, selama hampir satu tahun ini banyak catatan positif yang ditorehkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, dirinya tak merinci apa saja prestasi tersebut.

"Banyaklah catatan positif dalam artian prestasi selama 1 tahun tentu banyak sekali," ujarnya di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (12/10/2025) malam.

Meski begitu, Prasetyo Hadi menyebut ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki.

"Tetapi juga ada beberapa catatan perbaikan yang memang juga harus menjadi fokus kita untuk kita perbaiki," ucapnya.

Prasetyo kemudian meminta dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.

"Mohon doanya saja. Mohon doanya," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediamannya pada Minggu malam.

Mereka yang hadir di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Kemudian, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala BIN Herindra, Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Mensesneg mengatakan bahwa rapat yang digelar merupakan Ratas rutin yang dipimpin Prabowo setiap akhir pekan.

Baca juga: Istana Respons Rencana Pembangunan Ponpes Al Khoziny Pakai Dana APBN

"Sebenarnya pertemuan rutin sebagaimana setiap minggu. Kadang-kadang hari Sabtu, kadang-kadang hari Minggu. Jadi di setiap waktu kosong Pak Presiden memanggil para menteri," ucapnya.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo memperbarui atau meng-update sejumlah program yang dijalankan pemerintah dari para menteri terkait.

"Beliau seperti biasa meng-update segala program yang sudah dikerjakan oleh pemerintah," ujar Prasetyo.

Namun, menurutnya ada beberapa topik khusus yang dibahas dalam rapat tersebut. 

Salah satunya adalah mengenai sistem keuangan dan perbankan di Indonesia.

"Termasuk tadi membahas mengenai hasil dari peraturan pemerintah yang kita keluarkan berkenaan dengan masalah devisa hasil ekspor," tuturnya.

(Tribunnews.com/Deni/Taufik)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved